• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gabah

Pekerja selep padi yang tengah menjemur gabah. foto dok. Rochim

Petani Tuban Merintih: Untung Seribu pun Tak Sampai

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Musim panen raya yang seharusnya membawa senyum justru menorehkan keluhan. Para Petani Tuban kembali harus mengelus dada akibat harga gabah anjlok di tingkat petani.

Bahkan banyak yang mengaku hanya bisa menjual di kisaran Rp6.100 hingga Rp6.300 per kilogram. Padahal, modal produksi tembus Rp6.000 per kilogram.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

“Kalau begini terus, bagaimana petani bisa hidup?” keluh Kusman, Ketua DPC Serikat Petani Indonesia (SPI) Tuban, saat ditemui Tugujatim.id, Kamis (24/4/2025).

Menurutnya, selama ini patokan harga masih mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500. Tapi sistem itu dirasa tak memihak petani.

“HPP itu pembelian oleh pemerintah, dan itu pun lewat Bulog. Sementara kemampuan Bulog kan terbatas, cuma sekitar 10 persen dari produksi nasional,” terangnya.

Panen
Ilustrasi panen gabah (foto pixabay)

 

SPI Tuban, kata Kusman, sudah lama menyuarakan agar negara menetapkan harga dasar, bukan hanya HPP. Perbedaannya krusial, jika harga dasar diberlakukan, semua pihak, baik pedagang, tengkulak, atau bahkan importir wajib mematuhi ketentuan tersebut.

“Kalau harga dasar ditetapkan Rp6.500, ya siapa pun yang beli di bawah itu harus ditindak. Petani jadi terlindungi. Tapi kalau HPP, hanya berlaku untuk pembelian Bulog. Yang lain bebas seenaknya,” tegas Kusman.

Kondisi makin pelik karena gudang-gudang Bulog disebut sudah penuh. Tak hanya di Tuban, situasi serupa terjadi di Lamongan dan Bojonegoro.

“Petani mau jual ke Bulog saja sekarang ribet. Harus lapor Babinsa, PPL, dan kelompok tani dulu. Itu pun belum tentu diterima,” kata Kusman.

BACA JUGA: Target Tanam Padi di Tuban Baru 68 Persen 

 

Kusman menyebut, perhitungan biaya produksi petani mencapai Rp6.000 per kilogram. Jika dijual dengan harga HPP Rp6.500, keuntungannya hanya Rp500. Itu pun belum termasuk biaya tenaga kerja tambahan dan risiko gagal panen.

“Petani idealnya butuh harga jual minimal Rp7.000. Supaya ada margin seribu rupiah per kilo. Baru bisa bernapas sedikit,” imbuhnya.

Kusman berharap pemerintah segera membuat langkah konkret dan berpihak. Bukan sekadar intervensi pasar sementara, tapi kebijakan yang menjamin perlindungan petani secara menyeluruh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulis: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupatenTubanPetani TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Rektor UM

Universitas Negeri Malang Bangun Gedung Poliklinik 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID