• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi Pilkada 2020 partisipasi masyarakat

Ilustrasi pemungutan suara di Pilkada. (Foto: Instagram KPU_RI)

Pilkada 2020 Ngotot Jalan Terus, Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya Ketakutan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang – Pilkada 2020 serentak di masa pandemi corona membuat Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya (UB) khawatir. Sebab, keputusan pemerintah tersebut dianggap blunder lantaran masih tingginya angka persebaran virus yang dipercaya asal Wuhan, China itu.

Padahal, berbagai pihak mulai dari Nahdlatul Ulama (NU) sampai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan untuk menunda Pilkada 2020 serentak tersebut. Nyatanya, Pemerintah Pusat tetap kukuh menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tersebut.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya (UB), dr Aurick Yudha Nagara mengaku seram dan khawatir melihat penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Khofifah Bakal Realisasi RS Lapangan Darurat di Malang

“Pendapat saya, seram juga jika ada Pilkada saat pandemi begini,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (25/09/2020).

Oleh sebab itu, dr Aurick menitikberatkan perhatiannya pada penyelenggaraan Pilkada itu sendiri. “Penyelenggaraan Pilkada bukan boleh atau tidaknya, tapi bagaimana cara pelaksanaannya,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) mengatakan hal tersebut. Pasalnya, saat memasuki era new normal ini saja masih banyak warga yang abai protokol kesehatan. Oleh karena itu Pilkada 2020 dianggap membahayakan.

“Saya perhatikan sendi masih banyak kegiatan yang kurang tepat (melaksanakan protokol kesehatan) saat new normal ini,” tegasnya.

Apalagi, saat kampanye terkadang fanatisme para pendukung Calon Bupati terkadang membuat lupa untuk menerapkan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan ini harus benar-benar dilakukan, bukan hanya sekedar mengucapkan mantra-mantra saja,” ungkapnya.

Ia juga mewanti-wanti kegiatan di ruang tertutup seperti rapat internal tim pemenangan jelang Pilkada 2020 juga berpotensi buruk bagi kesehatan. “Physical distancing mungkin dipenuhi, tapi perlu diperhatikan juga ventilasinya, begitupun durasi rapat yang melebihi 15 menit itu sudah termasuk kontak erat,” paparnya.

Baca Juga: 31 Penghuni Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif COVID-19

Alumni Universitas Brawijaya ini juga mengingatkan bahwa saat ini setiap rumah sakit rujukan COVID-19 mulai penuh.

“Kapasitas rumah sakit dalam jangka waktu 2 minggu ini sudah mulai penuh dan keteteran, sehingga banyak pasien baik yang terpapar COVID-19 maupun tidak yang kesulitan mendapatkan kamar,” jelasnya.

Oleh sebab itu, selain meniadakan Pilkada 2020 juga perlu ada koordinasi antar rumah sakit di Jawa Timur. Sehingga jika satu rumah sakit penuh, si pasien bisa dioper ke rumah sakit rujukan COVID-19 lain di Jawa Timu.

“Kita harus saling koordinasi dengan setiap rekan medis di Jawa Timur,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: Coronacovid-19IndonesiaJawa TimurMalangpandemiPilkadaPilkada 2020virus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
ilustrasi pencurian kain kafan

Pencurian Kain Kafan dan Dorongan Krisis Ekonomi saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID