MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Mojokerto berdampak kepada berbagai sektor, salah satunya di bidang sepak bola. Praktis, belum ada agenda yang digeber hingga kontestasi pesta demokrasi lima tahunan rampung.
“Untuk sementara belum ada agenda karena menjelang pilkada,” ujar Sekretaris Askab PSSI Mojokerto Alfiyah Berliana pada Sabtu (31/08/2024).
Agenda sebelumnya yang sempat digelar oleh Askab adalah Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mojokerto. Dari KLB tersebut, Didik Santoso terpilih sebagai ketua.
“Futsal masih belum ada agenda penting juga karena kami masih berada pada naungan Askab. Mungkin setelah pilkada selesai, juga karena masih melihat kesiapan anak-anak untuk tim proyeksi Porprov Malang Raya,” ujar Didik.
Hal senada juga diungkap oleh tim sepak bola proyeksi Porprov Malang Raya. Latihan rutin dua kali sepekan masih berlangsung, kendati ajang Porprov Malang Raya masih berlangsung tahun depan.
“Namun karena ada pilkada kami fokus pada pembinaan fisik pemain saja. Beberapa rencana uji coba juga ada, kami masih komunikasikan dengan calon-calon lawan. Sementara hanya itu,” ucap pelatih tim proyeksi porprov Nono Srihartowo.
Sedikitnya, ada total 30 pemain yang saat ini termasuk dalam skuad proyeksi asuhan Nono. Dari kesemua pemain tersebut, Nono mengaku kualitas rata-rata pemain masih standar.
“Kami masih memantau beberapa pemain lagi. Tapi masih belum bisa bergabung,” urainya.
Baca Juga: Fuad Bernardi, Putra Risma Siap Turun Kampanyekan Risma-Gus Hans Menangkan di Pilgub Jatim 2024
Sebelumnya, pada Porprov VIII 2023, Mojokerto Raya didapuk menjadi tuan rumah bersama dengan Sidoarjo dan Jombang. Pada ajang tersebut cabor sepak bola berhasil lolos hingga babak semifinal untuk kali pertama. Namun pada babak semifinal, langkah skuad asal Bumi Majapahit harus terhenti setelah menelan kekalahan dari cabor sepak bola Sidoarjo.
Perjalanan skuad tersebut berawal pada fase babak penyisihan sepak bola Porprov VIII Jatim. Grup A dihuni oleh tim dari Kabupaten Sidoarjo, Kota Blitar, Kota Kediri, dan Kabupaten Lumajang. Lalu untuk grup B diisi oleh tim sepak bola dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan.
Grup C terisi tim sepak bola asal Kabupaten Jombang, Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan untuk grup D dihuni oleh tim asal Kabupaten Jember, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Trenggalek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








