SURABAYA, Tugujatim.id – Karo Adm Hukum, Kepegawaian, dan Humas IPDN, Arief Moelia Adie resmi menggantikan Ra Latief, eks Bupati Bangkalan yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, karena kasus korupsi lelang jabatan dan gratifikasi.
Arief dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sebagai Pj Bupati Bangkalan, pada Minggu (24/9/2023).
Pasca dilantik, Arief berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk warga Bangkalan. “Alhamdulilah saya dapat tugas di Bangkalan. Tentunya mengucap bismillah semoga bisa melaksanakan tugas melayani masyarakat Bangkalan dengan baik. Dan kami akan kolaborasi dengan teman-teman seluruh Bangkalan untuk memajukan Bangkalan lebih bagus lagi,” katanya, pada Minggu (24/9/2023).
Hal pertama yang akan dilakukan oleh Arief dalam memimpin Bangkalan, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dan Khofifah, yakni mengentaskan kemiskinan, menurunkan angka stunting dan pengangguran, serta sigap mempersiapkan APBD 2022 dan RAPBD 2024.
Sektor ekonomi yang menjadi prioritas di Jawa Timur akan terus dilanjutkan dalam investasi pembangunan. Bangkalan yang menjadi gerbang di Pulau Madura memberikan potensi besar untuk meningkatkan nilai investasi.
“Bangkalan banyak potensi ada beberapa daerah wisata, pintu masuk Madura itu Bangkalan. kalau tadi Bu Gubernur bilang cari investor saya akan carikan ke teman-teman semua yuk sama-sama cari,” ujarnya.
Tak bekerja sendiri, selain membutuhkan kontribusi masyarakat, ia menekankan juga akan berkolaborasi dengan jajaran DPRD Kabupaten Bangkalan dalam merancang dan memutuskan berbagai program yang akan ia canangkan nantinya. “Dan harusnya dengan restu DPRD selaku wakil masyarakat dan saya sepakat, yok kita maju untuk kita bisa lebih baik lagi meningkatkan kesejahteraan Bangkalan,” bebernya.
Menurutnya, sektor ekonomi dan wisata juga menjadi alternatif menghindari adanya gejolak pemilu di kawasan yang terkenal dengan sebutan Tapal Kuda tersebut.
“Saya pengen nanti karapan sapi lebih baik lagi tentunya untuk menghindari konflik akan banyak hiburan di sana. Pemilu, Pilkada, itu hal yang sudah rutin dilakukan dan semua dilaksanakan dengan baik tanpa ada konflik. Saya percaya Madura tetap kondusif, terutama Bangkalan,” sambungnya.
Sebagai pemimpin Bangkalan sementara hingga 2024, ia berharap dukungan masyarakat Bangkalan terus hadir untuknya dan Pemkab Bangkalan. “Saya akan menjadi pelayan masyarakat dan mengabdi masyarakat di situ, kami mohon dukungan. Jadi apapun ada sesuatu, sampaikan secara terbuka, tertib, damai, dan saya junjungi,” tandasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti