JEMBER, Tugujatim.id – Kemacetan mengular terjadi di jalur provinsi Jalan Argopuro Jember, yang melintasi wilayah Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, pada Kamis (5/2/2026).
Penyebabnya adalah robohnya cabang pohon akasia dengan ukuran besar yang menghalangi akses jalan.
Edy Budi Susilo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, membenarkan kejadian ini berlangsung di Jalan Argopuro Nomor 184, tepatnya di Dusun Krajan. Informasi pertama kali masuk ke pusat pengendalian operasi sekitar pukul 06.00 WIB.
“Iya, terjadi hambatan akses karena cabang akasia berdiameter kurang lebih 50 cm yang roboh. Selain menutupi badan jalan, cabang tersebut juga menghantam instalasi listrik PLN di area itu,” terang Edy.
Insiden diperkirakan berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat pohon yang menghalangi, seluruh kendaraan bermotor roda empat tak mampu melewati jalur tersebut, sehingga memicu kemacetan sepanjang satu kilometer.
Menyikapi kondisi darurat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Jember langsung diterjunkan ke titik kejadian pada pukul 07.00 WIB. Menurut Edy, proses evakuasi berjalan efisien berkat kolaborasi berbagai pihak.
“Kami bekerja sama dengan jajaran Polsek, Koramil, Satpol PP, ditambah dukungan warga sekitar. Prioritas kami adalah memotong cabang dan membersihkan puing supaya jalan bisa segera digunakan kembali,” paparnya.
Operasi pembersihan rampung pada pukul 7.30 WIB. Kini, kondisi lalu lintas di Jalan Argopuro telah pulih dan berjalan normal. Namun, Edy menekankan pentingnya perawatan fasilitas umum dan kesiapsiagaan masyarakat.
“Kami mendesak PLN untuk merapikan kembali jaringan kabel yang rusak. Juga mengharapkan instansi berwenang segera mengangkut potongan kayu yang masih tertinggal di pinggir jalan supaya tidak mengganggu keindahan dan keselamatan,” ucap Edy.
Ia mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati ketika melewati kawasan berpepohonan lebat, khususnya saat kondisi cuaca buruk yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








