• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Polisi asal Mojokerto.

Achmad Sodiq bersama salah satu satwa piaraan. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Kisah Inspiratif, Polisi asal Mojokerto Lestarikan Satwa Liar Rogoh Kocek Pribadi agar Tak Punah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jumlah keberadaan satwa seperti burung di alam lepas kian hari semakin mengkhawatirkan. Bila dibiarkan, hal ini dapat berdampak bagi keseimbangan ekosistem. Karena itu, kisah inspiratif datang dari seorang polisi asal Mojokerto Bripka Achmad Sodiq yang berupaya melestarikan satwa liar agar tidak punah di habitat aslinya.

Bripka Achmad Sodiq, warga asal Pandanarum, Pacet, Kabupaten Mojokerto, ini mengaku prihatin melihat burung liar yang jumlahnya turun akibat perburuan. Karena itu, polisi yang berdinas di Polsek Pacet ini menangkar berbagai jenis burung liar di rumahnya.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Jenis burung yang dia tangkar seperti kakak tua jambul kuning, betet Jawa, jalak putih, serta ayam hutan hijau. Jenis-jenis burung liar ini ditangkar di pekarangan dan garasi rumahnya. Sudah bertahun-tahun polisi asal Mojokerto Achmad Sodiq menyulap rumahnya menjadi tempat pelestarian burung liar.

Selain itu, dia juga menangkar burung-burung lokal yang kerap menjadi buruan. Seperti prenjak tamu dan ciblek yang banyak ditangkap, lalu dijual dengan harga lumayan tinggi karena kemerduan kicaunya.

Di sela tugasnya sebagai anggota Polri, Sodiq merawat burung-burung tersebut dengan telaten. Setiap hari, kawanan hewan bersayap ini diberi makan menggunakan jagung dan kacang-kacangan. Beberapa di antaranya dikandangkan dan lainnya dibiarkan terbang bebas mencari makan di sekitar rumahnya.

Inspiratif polisi Mojokerto lestarikan satwa.
Achmad Sodiq memberikan kenyamanan saat melestarikan satwa liar. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

“Semua berawal dari rasa peduli terhadap kondisi satwa, khususnya burung liar, yang makin hilang keberadaannya. Sejak 2007 lalu, mulai suka dan tertarik dengan dunia satwa,” ucap polisi asal Mojokerto saat ditemui di kediamannya, Sabtu (06/05/2023).

Hasil kerja keras Sodiq selama bertahun-tahun tidak sia-sia dan membuahkan hasil. Burung kakak tua kini jumlah totalnya mencapai sembilan ekor. Selain itu, ada pula jenis burung betet Jawa dan jalak putih yang kini telah hidup bebas di alam liar. Dia mengaku bikin penangkaran burung liar supaya tidak punah.

Tak hanya fokus menangkar, Sodiq juga tergabung dengan Komunitas Burung Free Fly (KBFF) yang bergerak dalam bidang pelestarian satwa liar dan satwa lokal.

“Dengan membeli burung-burung liar yang diperjualbelikan secara bebas, baik oleh warga maupun beli lewat medsos. Dari sana, burung-burung itu saya lestarikan,” imbuhnya.

Sodiq menyatakan, nantinya bakal melepas burung-burung itu ke alam bebas apabila dinilai sudah layak. Bahkan, dia juga menjamin kehidupan satwa yang dipeliharanya terawat dengan baik. Semua dilakukan atas dasar keprihatinan terhadap kondisi alam yang semakin rusak meski harus merogoh kocek pribadi.

“Kondisi saat ini banyak burung yang terancam punah. Sampai burung lokal seperti prenjak tamu juga terancam punah. Kami berharap dengan upaya penangkaran sederhana yang kami buat ini nantinya bisa membantu dalam upaya pelestarian burung-burung liar,” ujarnya.

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari inikisah inspiratifKisah inspiratif di MojokertoKisah inspiratif lestarikan satwa liarPelestarian satwa liarPelestarian satwa liar di MojokertoPolisi Mojokerto lestarikan satwa liar
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Laptop gaming.

6 Rekomendasi Komponen Penting sebelum Beli Laptop Gaming, Apa Saja?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID