KEDIRI, Tugujatim.id – Porprov Jatim 2029 menjadi target besar yang tengah disiapkan Kota Kediri. Melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri, daerah ini resmi mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI Tahun 2029 dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur di Surabaya, Rabu (24/06/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Kota Kediri dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi sekaligus mengembangkan sektor sport tourism yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri.
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan bahwa Porprov Jatim bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Muara dari sport tourism adalah Porprov Jatim, karena kita akan melihat bagaimana kota dipenuhi oleh atlet dan pelatih yang membela daerahnya masing-masing. Roda perekonomian akan berputar mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata,” ujarnya.
Didukung Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung
Pengajuan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah disebut telah melalui proses panjang dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri. Sebelum menyampaikan kesiapan dalam forum Rakerprov, KONI Kota Kediri terlebih dahulu berkoordinasi dengan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, terkait administrasi dan surat kesediaan menjadi tuan rumah.

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Kediri, Deddy Setyawan Priambodo, memaparkan berbagai kesiapan yang dimiliki Kota Kediri. Mulai dari venue olahraga, fasilitas hotel dan penginapan, layanan kesehatan, akses transportasi, hingga potensi wisata yang dapat mendukung penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut.
“Setelah melalui berbagai pembahasan dan koordinasi bersama Pemerintah Kota Kediri, kami menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” tegas Deddy.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu modal penting untuk memberikan pelayanan terbaik bagi atlet, ofisial, maupun masyarakat yang akan hadir selama pelaksanaan Porprov.
Porprov Diharapkan Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata
Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, menjelaskan penjajakan menjadi tuan rumah sebenarnya telah dimulai sejak Oktober 2025. Saat itu, KONI Kota Kediri mulai melakukan konsultasi dengan KONI Jawa Timur sekaligus mempelajari pengalaman daerah lain yang sukses menggelar Porprov.
Sebagai bagian dari persiapan, jajaran KONI Kota Kediri melakukan studi ke Kota Malang dan Kabupaten Malang yang menjadi tuan rumah Porprov Jatim IX Tahun 2025. Selain itu, dilakukan pendataan venue olahraga serta berbagai forum diskusi untuk menyelaraskan konsep penyelenggaraan Porprov dengan pengembangan Kediri City Tourism, khususnya sektor sport tourism.
“Persiapan menuju pencalonan tuan rumah ini sudah kami lakukan sejak 2025 melalui koordinasi dan konsultasi dengan KONI Jatim serta KONI Malang, terutama terkait kesiapan venue dan manfaat ekonomi yang bisa dirasakan daerah,” katanya.
Setelah melalui berbagai tahapan tersebut, KONI Kota Kediri akhirnya memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2029.
Dalam Rakerprov KONI Jawa Timur, terdapat tiga daerah yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Porprov Jatim XI Tahun 2029, yakni Kabupaten Jember, Kota Kediri, dan Kabupaten Kediri.
KONI Kota Kediri optimistis kesiapan infrastruktur olahraga, dukungan pemerintah daerah, serta pengalaman menggelar berbagai event olahraga regional maupun nasional menjadi modal kuat untuk menyukseskan Porprov Jatim 2029.
Selain menjadi ajang olahraga terbesar di Jawa Timur, penyelenggaraan Porprov diharapkan mampu memperkuat citra Kota Kediri sebagai kota prestasi sekaligus destinasi sport tourism yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








