SURABAYA, Tugujatim.id– Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Pegadaian Cabang Kalianyar, Surabaya. Capaian yang berhasil diraih adalah peningkatan kinerja untuk semua produk yang mencapai 22 persen dari periode Januari hingga Mei 2026.
Devie Rusdiono selaku Pimpinan Cabang Pegadaian Kalianyar mengatakan memasuki penghujung bulan Mei 2026 ini pihaknya berhasil memenuhi 22 persen target yang diberikan oleh pusat. Ini merupakan capaian luar biasa yang berhasil diraih berkat ketepatan dalam membaca peluang dan target market.
“Ini belum 1 semester ya, kami sudah mencapai 22 persen yang ditetapkan oleh pusat. Pencapaian ini mencakup semua layanan dan produk yang ditawarkan oleh Pegadaian Kalianyar,” kata Devie, Rabu (20/05/2026).
Dirinya menambahkan berdasarkan nominal target dari Pegadaian Kalianyar adalah Rp 260 miliar, dan dari target tersebut yang berhasil tercapai sekitar Rp 292 miliar. Capaian ini tentu saja merupakan prestasi yang luar biasa, dan pihaknya tentu tidak akan berpuas diri. Pegadaian Kalianyar akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan menjalan kan strategi agar hasil yang dicapai bisa lebih meningkat lagi.
“Kalau dibandingkan capaian Desember 2025 itu capaian target Rp 237 miliar, lalu pada Mei 2026 ini meningkat ke 292 jadi ada peningkatan sekitar Rp 55 miliar. Ini capaian yang luar biasa sekali,” tambahnya.

Tentu dengan capaian ini tidak membuat pihaknya berpuas hati, hal ini dikarenakan masih banyak hal yang harus dikejar. Jika target dari kantor pusat sudah terlampaui, berbeda halnya dengan target dari kantor area PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya, yang menargetkan transaksi atau penyaluran pembiayaan sebesar Rp 337 miliar untuk periode 2026.
“Tentu kami tidak berpuas hati ya, karena selain target dari kantor pusat, juga ada target dari kantor wilayah yang l3bih tinggi yakni Rp 337 miliar,” paparnya.
Baca Juga : Pegadaian Jemursari Ungkap Alasan Investasi Emas Batangan Lebih Diminati Masyarakat
Harus Jeli Baca Pangsa Pasar untuk Perkenalkan Produk Pegadaian
Untuk mencapai target yang ditetapkan sebagai pimpinan Cabang Pegadaian Kalianyar, Devie mengaku selalu melihat pangsa pasar yang ada di kantor cabang. Hal ini menjadi perhatian yang penting karena setiap kantor cabang memiliki pangsa pasarnya tersendiri, tergantung dari wilayah yang ditempati.
Untuk wilayah Kantor Pegadaian Cabang Kalianyar dirinya melihat pangsa pasar yang lebih cenderung pada perdagangan, dimana banyak terdapat UMKM dan perkantoran.
“Jadi yang pertama saya lihat pangsa pasarnya dulu, kalau disini banyak pengusaha, UMKM dan perkantoran. Setelah melihat pangsa pasarnya baru kita menyusun strategi untuk dijalankan,” ungkapnya.
Salah satu strategi yang seringkali dilakukan adalah memberikan literasi terkait investasi dan layanan yang disediakan oleh Pegadaian. Selain itu pihaknya juga sering berkunjung dan melakukan canvasing ke nasabah nasabah.
“Saya sering kunjungan ke nasabah prioritas buat kanvasing, selain itu juga memberikan literasi ke berbagai instansi. Ini salah satu strategi saya untuk memasarkan produk dari Pegadaian,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Husni Habib
Editor: Mochamad Abdurrochim








