• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Proyek Bendung di Jember

Proyek Bendung di Jember seharga Rp15,5 miliar jebol. (Foto: Istimewa)

Proyek Bendung di Jember Senilai Rp15,5 Miliar Jebol, Kontraktor Hadapi Sanksi Blacklist

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
6 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Kondisi mengkhawatirkan menimpa infrastruktur pengendali air senilai Rp15,5 Miliar. Konstruksi proyek bendung di Jember tersebut mengalami kerusakan signifikan.

Konstruksi proyek di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember itu jebol.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Proyek dikerjakan oleh kontraktor PT Rajendra Pratama Jaya ini kini berada di ambang pembatalan kontrak. Peninjauan lapangan yang dilakukan hari Minggu (18/1/2026) melibatkan Anggota DPRD Jawa Timur, Satib, bersama tim teknis dari instansi pengairan Jawa Timur serta perwakilan perusahaan pelaksana.

Hasil inspeksi menunjukkan bahwa tingkat kerusakan cukup mengkhawatirkan.

“Kami mendapati bahwa kondisi struktur bendung sangat memprihatinkan. Yang lebih mengejutkan, ternyata batas waktu pengerjaan telah berakhir sejak akhir Desember tahun lalu, namun pekerjaan masih jauh dari kata tuntas,” ungkap anggota dewan tersebut saat berada di lokasi proyek.

Satib menjelaskan bahwa sesuai aturan berlaku, keterlambatan penyelesaian pekerjaan dari tenggat waktu 21 Desember 2025 memungkinkan perpanjangan maksimal 50 hari kerja terhitung awal Januari hingga pertengahan Februari. Namun, perpanjangan ini disertai konsekuensi berupa penalti finansial.

“Bila kita menghitung sisa waktu tambahan yang diberikan, periode itu hampir habis. Sementara bagian konstruksi sebelah kiri masih belum dikerjakan, belum termasuk pembenahan bagian yang rusak. Saya memperkirakan target 50 hari kerja tidak akan tercapai,” jelasnya.

Legislator tersebut menyerahkan keputusan langkah selanjutnya kepada pejabat berwenang dari dinas terkait provinsi, terutama terkait konsekuensi bila masa perpanjangan berakhir tanpa penyelesaian.

Mengenai pengujian laboratorium terhadap material bangunan, Satib menyatakan bahwa hasil tes dari laboratorium universitas setempat menunjukkan kesesuaian dengan spesifikasi. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan verifikasi tambahan di lembaga independen lain guna memastikan kredibilitas hasil pengujian.

“Mengingat tugas pengawasan yang kami emban, tidaklah keliru apabila kami mencari validasi dari institusi penguji lain. Semakin banyak sumber verifikasi, tingkat kepercayaan terhadap hasilnya akan semakin tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Windari selaku pejabat bertanggung jawab dari instansi pengairan provinsi mengonfirmasi bahwa dokumen uji laboratorium telah diserahkan, dan pihak kontraktor menyatakan kesediaan untuk memperbaiki kerusakan dengan menerima sanksi denda.

“Mengingat periode pelaksanaan awal dan tambahan 50 hari hampir habis, bila belum rampung, ada opsi pemberian waktu kedua. Namun kami harus mengevaluasi capaian progres terlebih dahulu, sesuai ketentuan peraturan presiden terbaru,” ungkap Windari.

Ia menegaskan pentingnya penyelesaian tepat waktu mengingat ada rencana kelanjutan pembangunan di tahun berjalan. Kesempatan tambahan terakhir maksimal 40 hari kalender.

“Bila tahap kedua ini gagal diselesaikan, kontrak akan diputus dan kontraktor akan masuk daftar hitam secara otomatis. Dana sisa proyek wajib dikembalikan ke kas negara,” tegas Windari.

Denda keterlambatan yang dihitung per hari juga akan disetor ke rekening negara melalui bank pemerintah daerah, dengan perhitungan yang akan dilakukan oleh pihak dinas terkait.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberDPRD JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
dua pelajar di Malang

Dua Pelajar di Malang Luka Berat Setelah Terlibat Pengeroyokan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID