• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Punokawan Kopi dan Literasi yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Dokumen)

Punokawan Kopi dan Literasi yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Dokumen)

Punokawan, Kopi Literasi Pertama di Pasuruan

Redaksi by Redaksi
7 years ago
in Wisata, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id, Pasuruan – Punokawan Kopi dan Literasi, begitulah nama warung kopi yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ini.

Selain rasa kopi yang mantap, konsep warung ini juga unik. Yakni kafe literasi yang menyediakan ratusan buku bagi pengunjungnya di tengah minimnya ruang dialektika yang ada di masyarakat. Bahkan, warung kopi berkonsep seperti ini mereka klaim sebagai yang pertama di wilayah Pasuruan.

You might also like

Muktamar ke-35.

Rapat Perdana Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Bahas 2 Jalur Persiapan Utama

17/07/2026 11:23 AM
Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

17/07/2026 9:45 AM

“Punokawan kopi literasi berdiri sejak 9 September 2019. Punokawan adalah simbol atas jati diri seorang manusia yang mengesampingkan pangkat duniawi, akan tetapi lebih memprioritaskan kebaikan dan kesejahteraan bangsa dan negara. Sebagaimana karakter beberapa tokoh yang dilukis dan dipampang di dinding,” terang Ali Mustofa, salah satu inisiator kafe tersebut.

Memang, terlihat di dinding kafe tersebut ada beberapa tokoh-tokoh nasional baik taokoh agama maupun budayawan. Beberapa di antaranya ada Gus Dur, Gus Mus, Sujiwo Tedjo, dan Cak Nun.

punokawan 3
Punokawan diklaim sebagai kafe pertama yang mengusung konsep literasi di Pasuruan. (Foto: Dokumen)

Ali juga menjelaskan bahwa kedai kopi literasi ini telah diresmikan pada 19 Oktober 2019. Pada peresmian atau grand opening Punokawan Kopi dan Literasi, ada beberapa grup musik yang memeriahkannya, di antaranya adalah Kerabat Swara dan Telas Ria.

Selain bermusik ria, sambutan-sambutan juga disampaikan. Acara peresmian dihadiri oleh warga, komunitas, wartawan, hingga pegiat literasi Pasuruan.

Lokasi warung ini tidak jauh dengan Taman Safari Prigen. Jika dari Malang, setelah Taman Safari Prigen masih sekitar 5 km kemudian masuk gang kanan jalan.

Berbagai minuman dan makanan tersedia di sana, minuman panas dan dingin, makanan ringan hingga wedang. Kopi dan wedang uwuh menjadi minuman favorit di sana. Sedangkan makanan ringan favoritnya adalah omelet. Harga minuman dan makanan di Punokawan berkisar an

punokawan 1
Suasana Punokawan Kopi dan Literasi. (Foto: Dokumen)

tara 4.000 hingga 12.000 rupiah.

Tidak hanya minuman dan makanan yang disajikan, di meja kasir juga terpampang tembakau kemasan dan keripik yang dijual. Tembakau kemasan dan keripik adalah produk warga. Produk yang bisa dinikmati oleh pengunjung dengan harga terjangkau.

 

Sedangkan literasi dalam jamuan kafe Punokawan juga melimpah. Punokawan menyediakan banyak buku bacaan yang secara gratis untuk dibaca di tempat. Terdapat sekitar seribu buku bacaan dari berbagai penerbit. Paling banyak dan favorit di baca oleh pengunjung atau warga adalah buku sejarah.

Selain sebagai tempat ngopi dan baca buku, pemilik Punokawan juga membuka ruang kepada setiap komunitas untuk membuat diskusi, pentas musik, dan acara positif lainnya. Ali juga mengatakan bahwa tahun depan akan direncanakan diadakan diskusi rutin bersama Ach. Dhofir Zuhry, ketua Sekolah Tinggi Filsafat Al Farabi Malang.

Punokawan Kopi dan Literasi terbuka untuk semua orang. Kafe buka pada pukul 15.00 WIB, dan tutup pada pukul 03.00 WIB. Konsumen juga bisa memesan makanan dan minuman secara online melalui aplikasi Go Food dan Grab Food.

Penulis: Muiz
Editor: Gigih Mazda

Tags: KulinerPasuruan
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar ke-35.

Rapat Perdana Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Bahas 2 Jalur Persiapan Utama

by Dwi Linda
17/07/2026 11:23 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Langkah awal menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 2026 akhirnya diambil. Rapat koordinasi pertama digelar di Aula...

Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

by Dwi Linda
17/07/2026 9:45 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Candi Penataran Blitar merupakan situs bersejarah penting di Jawa Timur. Kompleks ini menjadi peninggalan besar dari masa...

MBG di Bangsalsari.

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bangsalsari Jember, Satgas Temukan Tiga Persoalan di SPPG Karangsono

by Dwi Linda
17/07/2026 9:03 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Cuaca Jawa Timur.

Udara Kabur Dominasi Cuaca Jawa Timur 17 Juli 2026, Sinyal Variabilitas Makin Kontras dan Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
17/07/2026 7:03 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jawa Timur pada Jumat (17/07/2026) menunjukkan kondisi yang cukup dinamis, dengan dominasi udara kabur yang terpantau di...

Next Post
Antisipasi Lonjakan Wisatawan Tahun Baru, Brimob Ampeldento Malang Amankan Sejumlah Pantai

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Tahun Baru, Brimob Ampeldento Malang Amankan Sejumlah Pantai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID