MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jatim 2023 memang sudah usai beberapa waktu lalu. Namun, beberapa cabang olahraga (cabor) asal Kabupaten Mojokerto memilih tidak mengendorkan konsentrasi untuk latihan. Bahkan ada pula cabor yang sudah ancang-ancang mempersiapkan atlet guna menghadapi Porprov edisi IX mendatang.
Seperti cabor taekwondo yang berencana menggulirkan pemusatan latihan cabang (puslatcab). Hal ini menjadi salah satu topik bahasan Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Mojokerto saat melangsungkan musyawarah dalam waktu dekat.
Pelatih taekwondo Kabupaten Mojokerto, Nurman Solichan menjelaskan bahwa pasca Porprov VIII Jatim usai, atlet-atlet taekwondo telah kembali ke klub masing-masing. Nantinya, atlet-atlet tersebut akan dipanggil kembali bila Pengkab TI Mojokerto rampung menyelenggarakan musyawarah.
“Memang direncanakan membuat pemusatan latihan, terutama persiapan untuk Porprov di Malang Raya. Tapi kami masih menunggu hasil musyawarah nanti,” ujar Nurman kepada Tugu Jatim, pada Sabtu (14/10/2023).
Pada musyawarah tersebut, lanjut Nurman, sekaligus membahas segala hal tentang puslatcab. Hal-hal tersebut di antaranya lokasi pemusatan latihan, intensitas latihan setiap pekan, termasuk program latihan yang akan dilahap masing-masing atlet taekwondo.
“Agar nanti jelas semua, karena setelah musyawarah bisa dapat hasil yang diinginkan. Seperti tempat, latihan berapa kali setiap minggu, programnya juga seperti apa,” imbuh Nurman.
Terlebih menurut Nurman, persiapan enam bulan sebelum Porprov IX nanti dianggap cukup ideal. Dengan catatan intensitas latihan dilakukan beberapa kali dalam sepekan. Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan mental sekaligus fisik atlet.
Sebelumnya, cabor taekwondo Kabupaten Mojokerto berhasil membuat kejutan pada Porprov VIII Jatim 2023 lalu. Pada kategori kyorugi under 63 kilogram, atlet taekwondo putra yaitu Bayu Dwi Ramadhan berhasil meraih medali perak.
Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti








