PW Ansor Jatim X OJK Regional IV “Jihad” melalui Literasi Keuangan Digital

PW Ansor Jatim X OJK.
Ketua PW Ansor Jatim Syafiq Syauqi saat memberi arahan kepada peserta. (Foto: Ansor Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jatim menggelar acara Konsolidasi Badan Cyber yang diikuti sekitar 150 perwakilan dari Pengurus Cabang (PC) tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Acara kolaborasi PW Ansor Jatim X OJK Regional IV Jatim ini digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (15/12/2022) hingga Jumat (16/12/2022).

Acara kolaborasi PW Ansor Jatim X OJK Regional IV Jatim ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Kepala OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, dan
Pimpinan Wilayah BNI Jatim Roy Wahyu Maulana. Selain itu, acara ini juga memaparkan Literasi Keuangan Digital. Tujuannya membuat Cyber Ansor sebagai kader literasi keuangan digital dalam membantu tugas OJK untuk meningkatkan literasi keuangan, khususnya secara digital.

Kepala OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi dalam sambutannya mengatakan, generasi, khususnya generasi muda NU, memahami generasi media cyber.

PW Ansor Jatim X OJK.
Dari kiri, Ketua PW Ansor Syafiq Syauqi, Kepala OJK IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Pimpinan Wilayah BNI Jatim Roy Wahyu Maulana, dan Wakil Ketua PW Ansor Jatim Mahdi El Kherid. (Foto: Ansor Jatim)

”Ansor adalah pilar NKRI, dan persaingan ekonomi dan digital harus diikuti karena ini sangat penting sekali. Kepentingan kami menggandeng Ansor khususnya di bidang cyber,” kata Bambang Mukti.

Dia melanjutkan, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap literasi digital ini akan bisa memberi dampak negatif.

”Kami mempertahankan NKRI, ini jihad di bidang literasi digital dan keuangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengungkapkan, sangat penting anak-anak muda, khususnya kader Ansor Jatim, membuat akun media sosial yang membahas soal literasi keuangan.

”Tapi harus hati-hati, misal mempromosikan saham tertentu, lalu sahamnya turun, Anda bisa dituntut, karena ini ada aturannya,” kata Emil.

Dia melanjutkan, semua harus bersepakat kalau bermain media sosial di dunia digital, harus diniati sebagai menebar manfaat.

”Kami sama-sama sepakat kalau cyber Ansor ini bisa membuat channel yang beragam dan yang memberi manfaat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PW Ansor Jatim Gus Syafiq Syauqi LC MAg dalam sambutannya mengatakan, dalam konsolidasi Badan Cyber ini, pihaknya menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur. Tujuannya, OJK melakukan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya anggota dan kader Ansor Jawa Timur.

”Karena ada gap antara masyarakat yang mengakses keuangan dan yang melek literasi digital. Yang mengakses jasa keuangan seperti pinjam perbankan dan lain-lain, mencapai 90 persen, sedangkan yang melek literasi digital cuma 30 persen, ini sangat berbahaya karena bisa jadi nanti masyarakat banyak tertipu investasi bodong jika tidak melek literasi,” kata pria yang pernah menjabat sebagai ketua PC GP Ansor Tuban ini.

Dia juga berharap, Badan Cyber ini bisa juga bermanfaat ekonomi kepada para kader Ansor Jawa Timur.

”Tadi ada ide kami mau bikin crowdfunding atau urun dana, ini sangat bagus karena potensi bisnis di digital ini triliunan rupiah,” kata pria yang pernah menimba ilmu di Damaskus, Suriah, ini.

Hanya saja, kendati aspek ekonomi ditekankan, Gus Syafiq mengatakan, Ansor juga perlu mengawal isu keagamaan.

PW Ansor Jatim X OJK.
Suasana pembukaan yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. (Foto: Ansor Jatim)

”Konten-konten moderat juga perlu kami buat dan disebarluaskan secara masif. Kekuatan kami luar biasa, karena praktisi sosial yang gerakannya organik dan masif,” ujarnya.

Wakil Ketua PW Ansor Jawa Timur Habib Mahdi El Kherid mengatakan, konsolidasi Badan Cyber Ansor Jawa Timur ini merupakan follow up dari dibentuknya Badan Cyber oleh Pengurus Pusat (PP) GP Ansor dalam Konferensi Besar (Konbes) di Bekasi 26-27 November 2022.

“Sebelumnya kami dari Jawa Timur yang mengusulkan Badan Cyber, dan akhirnya usulan itu ditetapkan sebagai sebuah keputusan, ini prestasi yang luar biasa,” kata Habib Mahdi.

Selain itu, PW Ansor Jatim juga pengurus wilayah pertama yang membentuk Badan Cyber.

”Kami juga pertama dalam sejarah Ansor di dunia yang menggelar Konsolidasi Badan Cyber,” katanya disambut riuh tepuk tangan.

Untuk pekerjaan rumah ke depan, dia melanjutkan, Badan Cyber akan menyusun data base kader hingga tingkat ranting.

”Kami juga akan terus mengawal dakwah digital yang rahmatal lil alamin di dunia maya,” imbuh peraih gelar sarjana dari UIN Malang dan master dari UIN Jember ini.