TUBAN, Tugujatim.id – Waktu pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap kedua akan segera ditutup. Sayangnya hingga H-3 penutupan, ratusan calon jamaah haji (CJH) cadangan asal Kabupaten Tuban belum juga menyelesaikan pelunasan bipih.
Bahkan, dari 474 orang yang berhak melunasi, baru 262 jamaah yang tercatat telah melakukan pelunasan bipih. Artinya, ada 212 orang yang belum lunas.
Baca Juga: Ratusan Calon Jamaah Haji Tuban Belum Lunasi Bipih, Tahap Dua Segera Dibuka
“Jumlah cadangan yang berhak melunasi ada 474 orang, tapi sampai hari ini baru 262 yang sudah menyelesaikan pembayaran,” terang Plt Kasi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Tuban Moh. Anshori pada Senin (14/04/2025).
Tidak hanya jamaah cadangan reguler, Anshori juga menyebutkan ada penggabungan pendamping lansia yang juga mendapat kesempatan berangkat.
“Untuk jamaah pendamping penggabungan, dari total 75 orang yang diberi hak pelunasan, baru 70 yang sudah melunasi,” jelasnya.
Masih ada waktu bagi jamaah yang belum membayar. Batas akhir pelunasan bipih tahap dua adalah 17 April. Jadi masih ada tiga hari ke depan. Dia juga mengimbau untuk tidak menunda lagi.
Pelunasan tahap pertama sendiri telah ditutup sejak 14 Maret 2025. Dari 1.107 jamaah utama asal Tuban yang berhak berangkat, saat itu hanya 928 orang yang langsung melunasi. Sisanya tidak melunasi.
“Berbagai alasan yang tidak melunasi, seperti ada yang tunda, meninggal, dan gagal sistem. Yang gagal sistem 2 orang melunasi ditahap 2,” kata Anshori.
Pusat Belum Keluarkan Pembagian Kelompok
Sementara itu, soal teknis keberangkatan, Anshori mengungkapkan, pembagian kloter (kelompok terbang) hingga kini belum keluar dari pusat.
“Belum ada jadwal pasti untuk kloter. Tapi, kami sudah diberi kepastian bahwa jamaah dari Tuban akan masuk gelombang dua,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, seluruh jamaah harus tetap bersiap meski belum ada jadwal keberangkatan. Manasik dan persiapan fisik tetap harus dilakukan. Jangan sampai menunggu jadwal keluar baru bersiap. Jadi, harus siap setiap saat.
Pihak Kemenag sendiri memastikan terus memberikan pendampingan dan informasi kepada jamaah secara aktif.
“Kami terus menghubungi jamaah melalui grup dan petugas kecamatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







