KEDIRI, Tugujatim.id – Hari Raya Idul Fitri yang kurang 2 minggu, membuat sejumlah pedagang musiman jajanan Lebaran mulai kebanjiran pembeli. Tak hanya itu, mereka juga sudah mulai berdatangan mendirikan lapak jualannya. Seperti yang terlihat di pasar tradisional Pamenang Pare, Kabupaten Kediri. Pedagang puluhan jajanan mulai memadati pasar di Kecamatan Pare itu.
Ismadi, 65, salah satu pedagang musiman jajanan Lebaran di Pasar Pamenang Pare mengatakan, sudah lebih dari 16 tahun dirinya melakoni pekerjaan tersebut. Dia mengaku hanya menjajakan jualannya hanya pada waktu menjelang Lebaran.
“Hanya pas mau hari raya aja saya bukanya. Ini sudah seminggu ini buka lapak. Ya, kira-kira 3 minggu sebelum hari raya mulai berjualan,” ungkap pedagang musiman jajanan Lebaran itu pada Minggu (24/04/2022).

Dia mengaku, jajanan yang dijualnya laris diserbu pembeli setiap mendekati Lebaran. Ismadi menambahkan, pada Lebaran tahun ini omzet yang dia dapatkan mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun sebelumnya saat diberlakukannya larang mudik. Bahkan, dalam sehari dirinya dapat meraup omzet Rp700 ribu-Rp2 juta.
“Kalau kondisi normal bisa Rp2 juta per hari, tapi kalau tahun lalu ada larangan mudik omzet Rp1 juta aja tidak sampai. Alhamdulillah, ini sudah ada pelonggaran,” tambahnya.
Ismadi yang sebelumnya berdagang kain itu menambahkan, meski sejumlah bahan seperti minyak goreng mengalami kenaikan yang juga berimbas naiknya harga jajanan. Dia mengaku tidak ada penurunan jumlah konsumen yang membeli produknya.
“Kalau harganya naik ya, tapi kalau jumlah pembeli insyaa Allah tidak pengaruh, tetap ada yang membeli,” ujarnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







