Surabaya PPKM Level 1, Pedagang Kompleks Sunan Ampel Senang

Surabaya PPKM Level 1, Pedagang Kompleks Sunan Ampel Senang

  • Bagikan
Para pedagang di kompleks Makam Sunan Ampel di jalan Nyamplungan Surabaya.
Para pedagang di kompleks Makam Sunan Ampel di jalan Nyamplungan Surabaya. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Para pedagang di kompleks Makam Sunan Ampel Surabaya sangat senang dengan pemberlakuan PPKM Level 1 di Surabaya. Pasalnya, mereka sudah bisa berjulan kembali terutama saat bulan Ramadan ini.

Terlihat banyak peziarah yang datang ke Makam Sunan Ampel. Memang biasanya saat menjelang bulan Ramadan kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi oleh warga yang ingin berziarah, Jumat (1/4/2022).

Dengan ramainya para pengunjung yang ingin berziarah, para pedagang sangat senang dagangannya sudah mulai laku dan diminati.

Seperti yang dikatakan Ridoi (58), warga asal Madura. Dia berjualan kopiah sejak muda hingga sekarang di kompleks tersebut. Lalu pandemi membuat daganganya sepi.

“Alhamdulillah jualan sudah mulai normal sekarang, penziarah juga sudah mulai ramai dari berbagai daerah. Ada yang dari Semarang hingga Serang Banten. Saya juga jualan di sini dari mulai bujang sampai punya cucu,” ucapnya.

Hal tersebut juga diaminkan pedagang lainnya yang terdampak pandemi selama 2 tahun terakhir. Mereka merasa senang karena pengunjung sudah mulai ramai. Misalnya, Anisa (43) penjual baju koko dan perlengkapan salat. Dia mengungkapkan kegembiraannya.

“Kalau sekarang sih udah mulai ramai dari pada tahun sebelum-sebelumnya waktu Korona. Kalau sekarang udah mulai lancar, udah 1 bulan tampak ramai di sini. Penjualan juga udah mulai banyak dan langganan juga mulai kembali lagi sekarang,” katanya.

Ada juga penjual aksesories yang sudah berjualan sekitar 30 tahun dan bertempat tinggal di Sunan Ampel sangat bersyukur. Dia sering dipanggil Nanang. Dia juga merasa lega dengan kebijakan ini.

“Saya sangat- sangat bersyukur di tahun ini, karena jualan sudah mulai ramai. Semoga aja di tahun berikutnya kondisinya seperti yang sekarang tidak ada virus lagi,” pungkasnya Nanang.


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

  • Bagikan