KEDIRI, Tugujatim.id – Keindahan Gunung di Kediri bukan hanya terletak pada lanskapnya yang memukau, tetapi juga kaya akan nilai sejarah dan budaya yang melekat kuat di setiap jalurnya. Kabupaten dan Kota Kediri menawarkan beragam pilihan gunung dengan karakter unik yang cocok untuk pendaki pemula hingga yang berpengalaman.
Dari gunung aktif yang penuh pesona kawah hingga perbukitan hijau yang menyimpan situs sejarah, kawasan ini patut masuk daftar destinasi eksplorasi alam.
Bagi pencinta petualangan maupun mereka yang mencari pelarian singkat dari hiruk pikuk kota, gunung di Kediri menyediakan pengalaman menyatu dengan alam tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Jalur pendakiannya relatif mudah diakses, durasi pendakian beragam, dan panorama yang disuguhkan akan menjadi hadiah luar biasa di akhir perjalanan.
Beberapa Gunung di Kediri yang Cocok untuk Pendaki
-
Gunung Kelud
Gunung Kelud merupakan salah satu ikon alam paling terkenal di Kediri. Keberadaannya sebagai gunung berapi aktif yang telah meletus lebih dari 30 kali dalam seribu tahun terakhir menjadikannya destinasi yang tidak hanya indah tetapi juga penuh nilai ilmiah. Letusan besar terakhir terjadi pada 2014, meninggalkan kawah luas yang kini menjadi daya tarik utama.

Dari kawah aktif yang mengeluarkan uap belerang, hingga panorama matahari terbit dari puncaknya yang sangat fotogenik, Gunung Kelud menawarkan pemandangan yang tak terlupakan. Di sekitarnya, wisatawan bisa menikmati kolam air hangat alami dan danau bekas letusan yang memberi nuansa dramatis pada lanskapnya.
Titik awal pendakian biasanya dimulai dari Desa Sigirwaras di Kecamatan Ngancar. Jalur yang dilalui berupa setapak tanah dan batuan vulkanik, cukup bersahabat meskipun mendaki lereng. Durasi pendakian tergolong singkat—sekitar 1 hingga 2 jam—sehingga memungkinkan untuk dilakukan dalam sehari tanpa perlu bermalam.
-
Gunung Wilis
Gunung Wilis menjadi salah satu kawasan pegunungan yang membentang luas dan menghubungkan enam wilayah, termasuk Kediri. Gunung ini tidak aktif dan memiliki titik tertinggi di Puncak Liman dengan ketinggian sekitar 2.563 mdpl. Suasana hutan yang sejuk dan kehadiran air terjun menjadikan Gunung Wilis cocok untuk pencinta trekking dan fotografi alam.

Salah satu titik menarik di kawasan ini adalah Air Terjun Dolo yang memiliki ketinggian sekitar 90 meter. Selain itu, terdapat situs religi seperti Gua Maria Posarang yang sering dikunjungi peziarah. Perjalanan ke Puncak Sejati atau titik-titik tinggi lainnya memperlihatkan sabana luas serta hamparan hijau pegunungan yang menyegarkan mata.
Jalur pendakian yang umum dimulai dari Desa Besuki, Kecamatan Mojo. Perjalanan melalui hutan pinus, jalan setapak, dan ladang warga memberikan suasana petualangan alami. Rute pendakian tergolong panjang, memakan waktu sekitar 7–8 jam hingga mencapai puncak, ideal bagi pendaki berpengalaman dengan kondisi fisik yang baik.
-
Gunung Klotok
Berada di kaki Gunung Wilis, Gunung Klotok menawarkan pengalaman pendakian ringan namun sarat makna. Ketinggiannya hanya sekitar 536 mdpl, namun memiliki daya tarik budaya yang kuat karena di lerengnya terdapat Gua Selomangleng, tempat bertapa Dewi Kili Suci pada masa Kerajaan Kediri.

Panorama dari puncak Gunung Klotok menyuguhkan pemandangan wilayah kota serta barisan Gunung Wilis dari kejauhan. Udara yang sejuk dan suasana alam yang tenang membuatnya cocok untuk hiking singkat maupun rekreasi keluarga.
Pendakian dapat dimulai dari Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Jalur menuju puncak melewati kebun dan hutan kecil, cukup mudah dilalui oleh berbagai kalangan. Waktu tempuh hanya sekitar 1–2 jam, menjadikannya alternatif ideal untuk wisata alam harian.
-
Gunung Maskumambang
Terletak di Desa Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Gunung Maskumambang adalah destinasi yang cocok untuk pendakian ringan dengan nuansa spiritual. Meski hanya memiliki ketinggian sekitar 300 mdpl, gunung ini dikelilingi bukit hijau dan semilir angin yang menenangkan.
Di puncaknya terdapat Makam Astana Boncolono, tokoh legenda yang dipercaya memiliki peran penting dalam sejarah Kediri. Pendakian ke puncak juga memberikan pengalaman melihat panorama alam dari ketinggian rendah, namun tetap memikat.
Titik awal pendakian berada langsung di pusat Desa Sukorame. Jalurnya pendek dan cukup landai, cocok untuk dijelajahi bersama keluarga atau rombongan pelajar. Perjalanan menuju puncak umumnya hanya memakan waktu 30 menit hingga satu jam.
Mana Gunung di Kediri Favoritmu
Gunung di Kediri menjadi representasi ideal tentang bagaimana keindahan alam dan sejarah bisa menyatu dalam satu pengalaman wisata.
Dari kawah aktif Gunung Kelud, jalur hijau Gunung Wilis, kisah sejarah di Gunung Klotok, hingga ketenangan Gunung Maskumambang, semuanya menawarkan keunikan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
Dengan banyaknya pilihan jalur dan durasi pendakian, gunung di Kediri sangat cocok dijadikan tujuan eksplorasi baik untuk perjalanan singkat maupun petualangan penuh tantangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Rahmatika (Maximize)
Editor: Dwi Lindawati








