MOJOKERTO, Tugujatim.id – Indonesia mempunyai hajat besar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember 2023. Euforia ini menjalar hingga tingkat daerah. Salah satunya dengan perekrutan pemain U-17 untuk memperkuat skuad Merah Putih.
Seperti yang dilakukan oleh Askab PSSI Kabupaten Mojokerto yang membuka seleksi pemain U-17 untuk pemain se-Kabupaten Mojokerto. Sayangnya, dari 93 pendaftar, hanya 29 orang yang bisa mengikuti tes tahap selanjutnya di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/07/2023).
Puluhan atlet yang gugur dalam proses rekrutmen ini akibat belum memenuhi tinggi badan minimal. Ketentuan dari Asprov Jatim menyebutkan bahwa pemain harus memiliki tinggi badan minimal 170-185 cm.
“Puluhan pemain tadi terpaksa harus gugur di awal. Sebab, belum memiliki tinggi badan berdasar ketentuan dari Asprov Jatim,” kata coach Suwandi, koordinator tim seleksi pemain U-17 Askab PSSI Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/07/2023).
Kemudian, bagi pemain yang lolos tes tinggi badan dapat menjalani tes dari Askab PSSI Kabupaten Mojokerto berupa laga terbuka dengan format 2 x 20 menit. Tes dengan model ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu (26/07/2023) hingga Kamis (27/07/2023).
Dengan demikian, nama-nama yang terpilih belum dapat dipastikan pada Rabu (26/07/2023) ini. Sebab, tes masih berlangsung hingga keesokanharinya.
“Masih ada laga selanjutnya pada esok hari. Baru besok kelihatan nama-nama yang akan disetorkan Askab PSSI Kabupaten Mojokerto. Sambil lihat juga berapa kebutuhan dari Askab PSSI Kabupaten Mojokerto,” tambah Suwandi.
Masih dalam kesempatan yang sama, anggota tim seleksi pemain U-17 Askab PSSI Kabupaten Mojokerto, coach Nono Srihartowo mengatakan, maksimal akan menyetorkan nama pemain ke Asprov Jatim pada Jumat (28/07/2023).
“Paling maksimal Jumat (28/07/2023) nama-nama yang lolos seleksi Askab Kabupaten Mojokerto sudah masuk ke Asprov Jatim. Syukur kalau hari ini sudah dikirim. Karena pada 29 Juli 2023 ada seleksi tingkat provinsi di Stadion Gelora 10 November Surabaya,” ujar coach Nono.
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








