PASURUAN, Tugujatim.id – Relawan menemukan seekor anak rusa mati akibat kebakaran Gunung Arjuno. Bangkai rusa anakan tersebut ditemukan dalam kondisi sudah gosong.
Dalam video amatir terlihat sejumlah relawan mengerubungi anak rusa mati yang diperkirakan masih berusia muda tersebut. Mereka memeriksa dan memegang bangkai anak rusa yang terkulai mati.
Dion, salah satu relawan Satu Daun, mengatakan, bangkai anak rusa itu ditemukan oleh masyarakat penyangga hutan bersama relawan pada Senin malam (04/09/2023). Anak rusa mati yang sudah gosong itu tergeletak di tengah tumpukan sisa-sisa kebakaran hutan.
Penemuan ini tepatnya di jalur sikut sisi barat Sumber Air Putuk Bunder lereng Gunung Ringgit, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
“Yang menemukan relawan teman saya, waktu itu penyisiran bekas sisa-sisa kebakaran di Gunung Ringgit,” ujar Dion pada Sabtu (09/09/2023).

Selama dua pekan lebih kebakaran Gunung Arjuno berlangsung, para relawan baru menemukan satu bangkai hewan liar. Relawan tidak bisa memastikan apakah rusa tersebut apakah ada kaitan dengan perburuan liar atau memang murni mati akibat terjebak kebakaran Arjuno.
“Tubuhnya sudah gosong, masih rusa anakan. Dan sampai saat ini baru satu ekor satwa yang ditemukan mati,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kebakaran Gunung Arjuno sudah terjadi selama dua pekan lebih sejak Sabtu (26/08/2023). Berdasarkan catatan BNPB, luasan lahan Tahura R. Soerjo yang terdampak karhutla sudah mencapai 4.796 hektare pada Jumat (08/09/2023).
Sebanyak 56 persen lahan terdampak kebakaran berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tahura R. Soerjo sendiri juga merupakan kawasan konservasi alam yang menjadi rumah tinggal satwa-satwa dilindungi. Di antaranya seperti satwa elang jawa, macan tutul, dan rusa.
Upaya pemadaman terus dilakukan melalui jalur udara dengan dua unit helikopter waterbombing dari BNPB. Selain itu, melalui jalur darat dengan pemadaman secara manual oleh lebih dari 1.000 petugas gabungan dan relawan.
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








