TUBAN, Tugujatim.id – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah kayu di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin dini hari (17/03/2025). Rumah milik Faidatun Nikmah, 47, itu habis dilalap api dalam waktu singkat.
Dugaan sementara, kebakaran rumah kayu dipicu korsleting listrik yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik, terutama tetangga korban yang khawatir api merembet ke rumah mereka.
Baca Juga: Pemilik Masak, Kebakaran Rumah Warga Tuban saat Isi Pertalite Eceran
Kejadian bermula ketika Faidatun yang tengah terlelap tiba-tiba terbangun akibat suara ledakan dari kamar kosong di bagian belakang rumahnya. Saat diperiksa, dia mendapati kobaran api sudah membesar dan membakar kasur di dalam ruangan tersebut.
Panik, Faidatun langsung keluar rumah dan berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar segera berdatangan dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, embusan angin dan material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api semakin cepat menjalar.

Kapolsek Grabagan AKP Sampir Santoso mengatakan, warga segera menghubungi pemadam kebakaran setelah melihat api sulit dikendalikan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk segera menangani,” ujarnya.
Sampir Santoso mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan rutin mengecek kondisi listrik di rumahnya masing-masing.
“Banyak kasus kebakaran berawal dari kelalaian kecil, seperti kabel yang terkelupas atau stop kontak yang kelebihan beban. Kami harap masyarakat lebih waspada,” ungkapnya.
Petugas Sempat Sulit Padamkan Api
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban Gunadi menyebutkan, dua unit mobil pemadam dan delapan personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman berlangsung cukup lama mengingat api sudah telanjur menghanguskan hampir seluruh bagian rumah kayu.
“Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Gunadi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi hampir seluruh barang berharga milik korban ludes terbakar. Mulai dari sertifikat tanah, perabot rumah tangga, hingga peralatan elektronik tidak bisa diselamatkan.
“Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp60 juta,” tambahnya.
Kebakaran akibat korsleting listrik bukan kali pertama terjadi di wilayah Tuban. Fenomena ini kerap meningkat saat musim hujan ketika kelembapan tinggi dapat mempercepat kerusakan instalasi listrik yang sudah tua atau tidak terpasang dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








