• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gus Din. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Muhammad Nur Uddin alias Gus Din saat menghadiri Haul ke-12 Gus Dur di UIN Maliki Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Saat Ketemu Gus Dur, Gus Din Pernah Dicibir Mahasiswa Ngawur

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pengalaman istimewa pernah dialami sosok ini ketika bertemu Gus Dur di era 1993. Dialah Muhammad Nur Uddin alias Gus Din yang pernah disebut sebagai mahasiswa yang ngawur oleh mantan Presiden RI ke-4 yang memiliki nama lengkap KH Abdurrachman Wahid tersebut.

Narasi itu dia bagikan dalam Haul ke-12 Gus Dur yang diselenggarakan Tugu Media Group (Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID) bersama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang secara hybrid, Selasa (04/01/2021).

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Putra ulama yang juga salah satu pendiri Universitas Islam Malang (Unisma) dan mantan dekan di UIN ketika masih bernama IAIN Malang, KH Oesman Mansoer ini, bercerita secara gamblang bagaimana kesan pertamanya bertemu KH Abdurrachman Wahid.

Kala itu, dia berstatus sebagai mahasiswa. Gus Din disebut sebagai mahasiswa yang tidak punya hitungan politik karena melakukan unjuk rasa kepada presiden atas tragedi Waduk Nipah.

“Waktu itu saya ketemu Gus Dur di era 1993 yang oleh Gus Dur dianggap sebagai mahasiswa yang terlalu nekat dan tidak punya hitungan politik alias ngawur. Waktu itu, saya demonstrasi ke presiden dengan spanduk ‘seret 21 mahasiswa, seret presiden ke sidang istimewa MPR DPR atas kasus Nipah, pembangunan waduk di Madura yang mengakibatkan 4 petani meninggal,” ujar aktivis kawasan sekaligus santri Gus Dur itu.

Menurutnya, Gus Dur merupakan sosok yang luar biasa. Sejak muda, Presiden ke-4 RI itu sudah purna soal ilmu agama dari Jombang, Jawa Timur sampai Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah bahkan dari ilmu Fiqih sampai ilmu tasawuf makrifat.

Di tengah-tengah pendidikannya, Gus Dur belajar di Sekolah Menengah Ekonomi dan diberi pemahaman tentang teori besar ekonomi Das Kapital dari anggota Partai Komunis Indonesia yang sesungguhnya berkontribusi dalam sikap Gus Dur pada keberadaan orde baru.

Gus Din. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Foto bersama para undangan yang hadir dalam Haul ke-12 Gus Dur secara hybrid pada Selasa (04/01/2022). (Foto: Rubianto)

Semasa mudanya, Gus Dur di Malang selama tiga tahun dan menjadi asisten KH Oesman Mansoer di IAIN Sunan Ampel, Surabaya.

“Hal itu dia nyatakan waktu dies natalies. Kebetulan saat itu Gus Dur menjadi presiden. Dia sampaikan begini: saya pernah ngajar di IAIN sebagai asisten dari Oesman Mansoer sekaligus mengajar Islamologi di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Sukun,” kenang Gus Din, menirukan Gus Dur.

Pengalaman selama di IAIN Sunan Ampel dan mengajar Islamologi tersebut, lantas menginspirasi beliau sebagai presiden yang menjunjung tinggi kerukunan dan harmonisasisi kebergaman.

“Sebagai world peace and religion, dari agama dan perdamaian. Jadi inspirasi Gus Dur salah satunya dari Malang yang memang banyak perkumpulan intelektual dengan para sesepuh NU,” pungkas Sekjen Asosiasi Petani Indonesia (API) ini.

Gus Din. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Suasana Haul ke-12 Gus Dur secara hybrid pada Selasa (04/01/2022) di UIN Maliki Malang. (Foto: Rubianto)

Untuk diketahui, turut hadir langsung dalam kegiatan ini Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji; Wakil Bupati Malang, Drs H Didik Gatot Subroto; Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Malang, Dr H Isroqunnajah MAg; Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Dr Pieter Sahertian; CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq ; serta Forkopimda se-Malang Raya.

Sederet narasumber juga dihadirkan untuk kembali mengenang sosok Gus Dur. Sebut saja Jaringan Gusdurian dan Anak ke-3 Gus Dur, Anita Wahid; Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen; Rektor UIN Malang, Prof Dr M Zainuddin MA; Kepala Protokol Istana Era Gus Dur dan Mantan Pemred Majalah Tempo, Wahyu Muryadi; dan Wali Kota Pasuruan, Drs H Saifullah Yusuf.

Haul Gus Dur kali ini digelar secara hybrid. Namun, peserta offline event ini terbatas. Adapun, event ini turut didukung penuh oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), OJK Malang, Pertamina, Bank Jatim, Grand Mercure Malang, Bank Jatim, Climate Change Frontier dan Malang Strudel.

Tags: Gus DurhaulHaul Gus DurHaul Gus Dur ke-12Haul hybrid Gus DurHaul Virtual Gus Dur ke-12Tugu Media Group
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban melakukan evakuasi ular piton sepanjang 3,5 meter di belakang rumah warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban.

Ular Piton 3,5 Meter Melingkar di Tumpukan Kayu Belakang Rumah Warga Kembangbilo Tuban 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID