Saat Parkir, 3 Motor di Tuban Ringsek Dihantam Truk Tangki

  • Bagikan
Kondisi sepeda motor yang ringsek dihantam truk tangki. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Kondisi sepeda motor yang ringsek dihantam truk tangki. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Tiga sepeda motor ringsek setelah dihantam kendaraan truk tangki di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Senin (03/05/2021). Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Sebab, kondisi motor sedang diparkir di pinggir jalan.

Informasi yang berhasil dihimpun Tugu Jatim, truk tangki bernopol W-9798-UP yang dikemudikan M. Amin itu diparkir di badan jalan bersama tiga kendaraan motor Suzuki Spin Nopol S-3659-GG, Yamaha N-MAX S-6649-GS, dan Honda Beat Nopol S-3569-IN. Tak disangka-sangka, kendaraan truk boks nopol B-9377-BFU yang dikemudikan Supriono berjalan dari arah timur melaju dan menabrak truk tangki yang berada di badan jalan sebelah kiri.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang
Kondisi truk tangki yang menghantam 3 motor. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Kondisi truk tangki yang menghantam 3 motor. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)

Truk tangki yang diseruduk dari belakang, berjalan ke depan dan menghantam tiga motor yang berada tepat di depannya. Akhirnya, tiga kendaraan itu ringsek dan posisinya di bawah truk tangki.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Sebab, pada saat kejadian kendaraan yang ringsek itu diparkir,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyo kepada Tugu Jatim lewat pesan WhatsApp, Selasa (04/05/2021).

Truks boks yang ditabrak dari belakang ini kondisinya ringsek. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Truks boks yang ditabrak dari belakang ini kondisinya ringsek. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)

Anggota polres yang mendapatkan laporan kejadian tersebut segera menuju ke TKP untuk mengatur jalannya lalu lintas dan mengevakuasi bangkai kendaraan. Sedangkan sopir truk boks dan beberapa barang bukti lainnya turut diamankan.

“Kerugian materi ditaksir sekitar Rp 20 juta,” ungkap Ipda Eko.

Untuk mengetahui penyebab dari laka beruntun ini, keterangan saksi dikumpulkan dan dilakukan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut.

  • Bagikan