Sambung Silaturahmi, Inilah Safari Ramadhan ala Pemain NZR Red Bold Arema Legend vs Persema Malang Reborn - Tugujatim.id

Sambung Silaturahmi, Inilah Safari Ramadhan ala Pemain NZR Red Bold Arema Legend vs Persema Malang Reborn

  • Bagikan
Safari Ramadhan dengan menggelar pertandingan antara NZR Red Bold Arema Legend vs Persema Malang All Star Reborn. (Foto: Dani Kristian Wardhana/Tugu Jatim)
Safari Ramadhan dengan menggelar pertandingan antara NZR Red Bold Arema Legend vs Persema Malang All Star Reborn. (Foto: Dani Kristian Wardhana/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Laga ekshibisi menjelang akhir Ramadhan tersaji di Stadion Gajayana, Kota Malang. NZR Red Bold Arema Legend vs Persema Malang All Star Reborn digelar Sabtu (08/05/2021). Beberapa mantan pemain ikut ambil bagian. Di antaranya, Charis Yulianto, Hendro Kartiko, Ahmad Bustomi, dan Arif Suyono. Tak hanya itu saja, beberapa mantan pemain Malang Raya juga ikut ambil bagian dalam laga ini.

Kegiatan yang dibungkus dalam suasana Safari Ramadhan ini berlangsung seru. Menggunakan sistem tiga babak, NZR Red Bold Arema Legend mampu unggul tipis dengan skor 4-3 atas Persema Malang. Meski sudah berumur, tapi kemampuan mereka tetap terasah.

“Sebetulnya ini kegiatan rutin, cuma sekarang pas puasa. Sekalian untuk menutup bulan suci Ramadhan,” jelas owner NZR Wiebie Dwi Andriyas.

Duel keras antara pemain NZR Red Bold Arema Legend dan Persema Malang Reborn. (Foto: Dani Kristian Wardhana/Tugu Jatim)
Duel keras antara pemain NZR Red Bold Arema Legend dan Persema Malang Reborn. (Foto: Dani Kristian Wardhana/Tugu Jatim)

Pengusaha asli Malang ini mengaku, melalui kegiatan olahraga seperti ini bisa menjaga kondisi fisik para pemain sepak bola. Apalagi secara umur sudah banyak yang usianya lebih dari 40 tahun. Jadi, perlu kegiatan untuk menyalurkan hobi.

“Saya cuma mengumpulkan saja sekalian silaturahmi antar pemain. Melalui kegiatan rutin ini, dapat sehat dan memperoleh keluarga juga jadinya,” terangnya.

Wiebie berharap, kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan. Tidak hanya oleh dirinya saja, tapi juga para pengusaha lain di Malang. Agar banyak pengusaha yang peduli dengan dunia sepak bola di Malang Raya.

“Malang ini kota bola, harus lebih banyak lagi pengusaha yang peduli agar industri persepakbolaan juga bergeliat,” tutupnya.

  • Bagikan