• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sapi Limousin.

Tangkapan layar dari video kondisi sapi milik Ari, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Tuban, yang telah kaku mati karena terpapar virus LSD atau cacar sapi. (Foto: video warga)

Terpapar Virus LSD, Sapi Limousin Milik Peternak Tuban Mati

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Seekor sapi limousin berukuran besar milik Ari, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Tuban, mati. Penyebabnya, hewan ternak ini terjangkit virus lumpy skin disease (LSD) sejak sepekan terakhir.

Ari menyampaikan pada Rabu pagi (15/03/2023), dia bersama sejumlah tetangganya bergotong-royong mengubur sapi tersebut di samping kandang miliknya.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Saya kuburkan dibantu sama warga sekitar, Mas,” ujarnya.

Ari mengatakan, sejak seminggu lalu sakit ini muncul pada sapinya. Kemudian dia memanggil dokter hewan dengan harapan agar cepat sembuh. Setelah pemeriksaan, sapi limousin itu didiagnosis terkena virus LSD.

“Terus disuntik, tapi nggak sembuh dan akhirnya mati,” ungkapnya.

Kini kadang miliknya dibiarkan kosong. Sebab, dua ekor sapi miliknya telah mati. Masing-masing mati akibat terjangkit LSD dan satunya mati akibat terpapar PMK beberapa waktu lalu.

“Sapi saya itu awalnya dua ekor. Tapi, sekarang sudah nggak punya sapi, sudah mati semua. Kadangnya saya biarkan kosong,” imbuhnya.

Para peternak berharap, pemerintah segera turun tangan membantu mengatasi mewabahnya virus LSD. Sebab, jika tidak segera ditanggulangi akan banyak lagi sapi yang mati.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban Eko Arif belum menjawab konfirmasi kepadanya. Sedangkan Kabid Kesehatan Hewan Pipin Diah Larasati saat ditanya terkait hal itu, pihaknya baru akan mengonfirmasi ke petugas lapangan.

Berdasarkan data sebaran kasus LSD di Kabupaten Tuban hingga Minggu (12/03/2023), tercatat ada 146 ekor sapi yang terserang wabah gudik tersebut. Dan 126 ekor di antaranya sakit, 1 ekor potong paksa, dan 19 sapi sisanya dinyatakan sembuh.

Tags: berita Tuban hari inicacar sapicara mengatasi cacar sapiCiri-ciri virus cacar sapiPenyakit cacar sapiSapi jenis limousin di Tuban kena cacarSapi limousin di TubanSapi limousin di Tuban matiSapi limousin matiTuban hari iniVirus cacar sapiVirus cacar sapi adalah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Ilmuwan Eropa.

Kembangkan Teknik Hidroponik, Ilmuwan Eropa Ingin Manusia Bercocok Tanam di Bulan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID