Sarang Walet Ambruk Timpa Rumah di Pasuruan, Ibu Hamil dan Anak Luka-Luka - Tugujatim.id

Sarang Walet Ambruk Timpa Rumah di Pasuruan, Ibu Hamil dan Anak Luka-Luka

  • Bagikan
Sarang walet. (Foto: Warga/Tugu Jatim)
Kondisi sarang walet ambruk menimpa rumah di Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/07/2022). (Foto: Warga)

PASURUAN, Tugujatim.id – Sebuah sarang walet ambruk menimpa rumah warga di Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/07/2022). Seorang ibu hamil dan anaknya mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.

Camat Winongan Abdurahman Fendi menjelaskan, insiden ambruknya sarang walet tersebut terjadi seusai salat Jumat, sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut Fendi, bangunan sarang walet di Dusun Gendol, RT 03, RW 01, Desa Prodo, itu ambruk akibat diterjang angin kencang.

Dia mengatakan, bangunan sarang walet tersebut seketika ambruk menimpa rumah Bapak Sobirin yang ada di sebelahnya. Material bangunan itu merusak fondasi rumah, kemudian menimpa seorang ibu hamil dan anaknya yang masih berumur 5 tahun.

“Dua orang jadi korban, di dalam rumah waktu itu ada ibu hamil dan anaknya,” ujarnya.

Fendi menjelaskan, bangunan sarang walet tersebut memang sudah rusak dan retak di bagian temboknya. Warga sekitar yang khawatir bahkan sudah sejak lama meminta pemiliknya untuk segera merobohkan bangunan.

“Infonya dari kades, bangunan sarang waletnya sudah tidak layak. Pemilik sudah berkali-kali diingatkan buat merobohkan bangunan,” imbuhnya.

Sarang walet. (Foto: Warga/Tugu Jatim)
Warga melihat kondisi bangunan rumah yang hancur usai sarang walet ambruk di Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/07/2022). (Foto: Warga)

Meski begitu, Fendi memastikan kondisi ibu hamil dan anaknya kini sudah membaik walau masih mengalami trauma. Setelah kejadian itu, warga dan perangkat desa setempat langsung membawa mereka ke puskesmas terdekat.

“Kondisinya baik, tapi masih trauma cuma luka memar di pinggul. Pas dicek di puskesmas, tidak ada pendarahan,” ujarnya.

Kini pihak desa sudah mempertemukan pemilik sarang walet dan korban untuk dimediasi. Pemilik sarang walet sepakat untuk mengganti rugi biaya perawatan dan renovasi rumah korban.

“Pemilik sarang walet mau bertanggung jawab. Sementara korban dan anaknya tinggal di rumah saudaranya,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan