• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
rokok ilegal

Saat sosialisasi gempur rokok ilegal di Kecamatan Kenduruan.Foto dok. istimewa

Satpol PP Tuban Sasar Petani Hingga Pemilik Warung Gencar Perangi Rokok Ilegal

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
12 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban kembali menabuh genderang perang terhadap rokok ilegal. Lewat tangan Satpol PP dan Damkar, kampanye pemberantasan barang tanpa cukai itu digelar dengan pendekatan tatap muka di beberapa titik strategis.

Kali ini, sasarannya lebih spesifik: para petani tembakau, pemilik warung kelontong, hingga tokoh masyarakat di kawasan rawan peredaran rokok ilegal. Kegiatan ini dimulai di Kecamatan Kenduruan, melibatkan peserta dari tiga kecamatan sekaligus, yakni Kenduruan, Jatirogo, dan Bangilan.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Setelah ini, kami lanjutkan ke Tambakboyo dan Soko,” terang Kasatpol PP dan Damkar Tuban, Gunadi, saat dikonfirmasi Rabu (25/6/2025).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menjangkau seluruh kecamatan, tahun ini pola pendekatannya diubah. Hanya tiga titik yang dipilih, sebagai upaya efisiensi sekaligus mempertimbangkan intensitas sosialisasi yang sudah rutin dilakukan selama beberapa tahun terakhir.

Gunadi menekankan bahwa rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran aturan, tapi juga merugikan negara dalam skala besar. Ia menyebut potensi kerugian negara bisa mencapai setengah dari total nilai cukai.

“Kalau negara kehilangan pendapatan dari cukai, efeknya terasa langsung. Bisa berdampak ke pembangunan, pendidikan, bahkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, sosialisasi ini tak hanya bertujuan menggugah kesadaran, tapi juga mengajak masyarakat ikut mengawasi dan melapor jika menemukan peredaran rokok ilegal di sekitar mereka.

Selain kampanye edukasi, langkah represif tetap dijalankan. Satpol PP menggandeng Bea Cukai Bojonegoro, Polres, dan Kejaksaan Negeri Tuban untuk menggelar razia gabungan. Operasi dilakukan secara acak dan cepat guna meminimalkan kebocoran informasi ke pelaku.

“Dalam sehari bisa dibentuk dua tim yang langsung menyisir dua wilayah berbeda. Ini cara kami mengecoh pelaku agar tak bisa kabur,” jelas Gunadi.

Selama tiga tahun terakhir, angka temuan rokok ilegal di Tuban terus menunjukkan penurunan. Bahkan pada 2024, Satpol PP tidak menemukan satu pun kasus rokok ilegal yang beredar di tingkat eceran. Meski begitu, potensi peredaran tetap diawasi ketat, khususnya di titik-titik rawan.

“Pengawasan tetap kami jalankan, terutama di tempat yang dicurigai jadi lokasi penyimpanan rokok ilegal,” tambahnya.

Untuk pelanggaran skala kecil, Gunadi mengaku penanganannya lebih banyak dilakukan dengan pendekatan persuasif. Warung-warung kecil yang belum paham aturan cukai biasanya akan dibina lebih dulu.

“Kalau pelaku sengaja jualan dalam jumlah besar, itu lain cerita. Tapi kalau warung kecil dan nggak tahu, kami beri edukasi dulu,” tegasnya.

Sebagai catatan, realisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemkab Tuban tahun 2024 mencapai 92,6 persen, atau sekitar Rp 35,9 miliar dari total pagu Rp 38,8 miliar.

Tahun ini, anggaran tersebut naik menjadi Rp 40,4 miliar. Dana ini dialokasikan dengan porsi 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat, 40 persen untuk layanan kesehatan, dan 10 persen untuk kegiatan penegakan hukum seperti razia rokok ilegal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Bupati Subandi

Bupati Subandi Tegaskan Hubungan dengan Wabup Mimik Tetap Baik, Pemerintahan Solid dan Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID