Sehari 2 Kali Kebakaran Lahan, Damkar Bojonegoro Minta Warga Tak Bakar Daun Sembarangan - Tugujatim.id

Sehari 2 Kali Kebakaran Lahan, Damkar Bojonegoro Minta Warga Tak Bakar Daun Sembarangan

  • Bagikan
Kebakaran rumpun bambu di Desa Sambiroto, RT 5, RW 01, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/09/2021). (Foto: Damkar Bojonegoro/Tugu Jatim)
Kebakaran rumpun bambu di Desa Sambiroto, RT 5, RW 01, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/09/2021). (Foto: Damkar Bojonegoro)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Dalam waktu sehari, Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro mendapat laporan dan menangani dua peristiwa kebakaran di dua lahan sekaligus pada Sabtu (18/09/2021). Untuk itu, Damkar Bojonegoro meminta warga tak melakukan pembakaran daun secara sembarangan.

Kebakaran pertama terjadi pada rumpun bambu di Desa Sambiroto, RT 5, RW 01, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Kebakaran ini disebabkan kesengajaan membakar dedaunan yang kemudian merembet ke tanaman bambu.

“Ada orang yang sengaja membakar dedaunan, tapi sama orangnya enggak dijaga jadi merembet ke mana-mana, termasuk ke rumpun bambu,” kata Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Ahmad Adi Winarto.

Adi menegaskan, pihaknya mendapat laporan bahwa kebakaran terjadi pukul 12.00 WIB. Pihaknya pun segera melakukan penanganan. Dengan mengerahkan 2 unit armada (1 unit water supply dan 1 unit brandweer) beserta 4 personel Pos Kota, kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 14.00.

Kebakaran lahan kosong yang ditumbuhi ilalang sudah mengering di Desa Campurejo, RT 30, RW 03, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/09/2021). (Foto: Damkar Bojonegoro/Tugu Jatim)
Kebakaran lahan kosong yang ditumbuhi ilalang sudah mengering di Desa Campurejo, RT 30, RW 03, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/09/2021). (Foto: Damkar Bojonegoro)

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada lahan kosong yang ditumbuhi ilalang kering di Desa Campurejo, RT 30, RW 03, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Sama halnya dengan kejadian pertama, kebakaran lahan dengan panjang 15 meter x 30 meter itu, Adi menjelaskan, terjadi karena pembakaran lahan yang disengaja.

Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 14.20, petugas Pemadam Kebakaran Pos Kota akhirnya mampu memadamkan api pada pukul 15.20. Mereka mengerahkan 1 unit armada (1 unit water supply) beserta 5 personel Pos Kota serta dibantu 1 unit mobil tangki BPBD.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut, Adi meminta warga agar tidak membakar dedaunan kering sembarangan.

“Kalau mau membakar daun kering, pastikan di sekitarnya tidak ada bahan-bahan yang mudah terbakar dan mudah merambat. Kalau kebakaran terus dibiarkan, takutnya sampai ke pemukiman warga,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi penanganan awal kebakaran dan sosialisasi terkait tupoksi dinas damkar.

  • Bagikan