Selama Pandemi Covid-19, Effendi Pudjihartono Pertahankan 1.300 Karyawan, Enam Hari Dirawat Ubah Drastis Hidupnya - Tugujatim.id

Selama Pandemi Covid-19, Effendi Pudjihartono Pertahankan 1.300 Karyawan, Enam Hari Dirawat Ubah Drastis Hidupnya

  • Bagikan
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana bersama Effendi Pudjihartono, Chief Executive Officer yang juga pemilik Foxstars Group di Cafe Prajurit Kompleks Kodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (18/08/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana bersama Effendi Pudjihartono, Chief Executive Officer yang juga pemilik Foxstars Group di Cafe Prajurit Kompleks Kodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (18/08/2021). (Foto: Dokumen)

Tugujatim.id – Chief Executive Officer yang juga pemilik Foxstars Group Effendi Pudjihartono sangat bersyukur karena selama pandemi Covid-19 yang hampir 1,5 tahun berhasil mempertahankan karyawannya yang berjumlah sekitar 1.300 orang. Tidak ada satu pun yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), meski kondisinya cukup berat.

“Saya melakukan subsidi silang. Perusahaan yang untung membantu usaha yang rugi. Dengan begitu, semua bisnis saya tetap beroperasi dan seluruh karyawan bisa dengan tenang bekerja seperti biasa karena semua hak mereka diberikan,” ujar Effendi dengan penuh rasa syukur.

Rabu tadi malam (18/08/2021), kami sengaja ketemu di Cafe Prajurit Kompleks Kodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur. Effendi dan kawan-kawannya sejak 16 Maret 2020 lalu mendapat amanah mengelola tempat itu.

Saya ditraktir di Kraton Resto miliknya yang terletak di lantai 2. Restoran itu khusus menyajikan aneka makanan kampung khas Indonesia.

“Pak Aqua (Dr Aqua Dwipayana, red), di sini banyak pilihan makanan kampung khas Indonesia. Favoritnya adalah nasi goreng Jawa. Silakan bapak mau memilih yang mana,” ujar Effendi ramah.

Setelah membaca menunya, saya memesan yang ada kuahnya yakni bakmi Jawa. Sedangkan bapak empat putra itu memilih nasi goreng Jawa. Untuk minumnya, kami sama-sama pesan teh tawar hangat.

Sambil makan dalam suasana cerah yang menyenangkan itu, Effendi bercerita tentang banyak hal termasuk keberhasilannya mempertahankan semua usaha miliknya selama pandemi Covid-19.

Saya menyimak ceritanya. Semuanya menarik sekali. Begitu asyiknya kami diskusi sehingga tidak terasa lebih dari 2 jam. Bahkan, hingga restorannya tutup pukul 20.00 karena mengikuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kami masih ngobrol.

Saya dengan “terpaksa” harus pamit kepada Effendi. Sudah ada teman lain yang menunggu di rumahnya.

Jika rezeki saya, hari ini Kamis (1908/2021), kami kembali ketemu. Saya melanjutkan belajar pada Effendi.

Mudah Dapat Uang

Dikutip dari websitenya, Foxstars Group adalah perusahaan berkembang pesat yang berbasis di Indonesia. Membawahi perusahaan-perusahaan yang aktif di beberapa industri.

Kelompok ini dibagi menjadi empat bisnis utama yang meliputi Manufacturing, Hospitality, Real Estate, dan Trading. Grup telah mendirikan perusahaan dengan posisi yang kuat di pasar konsumen, seperti: PT Golden International Indonesia, PT Gaya Remaja Industri, PT Foxstars Indo Plywood, PT Mitra Saudara Indosengon, PT Foxstars Petrochem Niaga, Inzed International NZ.L.Ltd, dan Kraton Resto Group.

Grup ini didirikan pada 1987 oleh Effendi. Saat ini berkembang pesat pada masing-masing industri dan membangun dasar yang kokoh buat pertumbuhan di masa depan.

Visinya adalah menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi seluruh kalangan masyarakat dan jadi aset bangsa.

Sedangkan misinya melakukan berbagai bisnis yang terhormat dan menghasilkan produk dan jasa yang berguna bagi masyarakat dan menjalankan Good Corporate Governance.

Salah satu usahanya yang maju adalah PT Foxstars Indo Plywood. Perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan plywood dan berbagai macam furnitur.

Memiliki produk plywood yang berkualitas internasional dan telah diuji secara modern dan profesional. Plywood merupakan produk unggulan perusahaan itu. Dengan menggunakan teknologi terbaru, hadir dengan berbagai inovasi dalam pembuatan produk plywood terbaik di Indonesia. Pabriknya di Sidoarjo dan Semarang dengan karyawan lebih dari 600 orang.

Effendi yang sangat asyik diajak ngobrol melanjutkan ceritanya. Dulu dirinya ingin kuliah di Fakultas Kedokteran di Selandia Baru. Namun, niatnya tidak kesampaian karena persyaratannya harus warga negara Selandia Baru atau pemegang kartu permanent resident di sana.

Meski tidak terpenuhi, pria yang memiliki karakter kuat ini tetap kuliah di Selandia Baru. Pilihannya pada Fakultas Teknik Mesin The University of Canterbury yang terletak di Christchurch. Merupakan universitas tertua yang berdiri pada 1873.

Dia yang kuliah sambil bekerja pada 1990 berhasil menamatkan kuliahnya dengan predikat cum laude. Semua nilai kuliahnya memuaskan.

Cita-cita Effendi yang kandas sebagai dokter kini dilanjutkan putra kembarnya yang berusia 24 tahun – anak pertama dan kedua – yang sedang kuliah program doktoral di Fakultas Kedokteran di salah satu perguruan tinggi di Selandia Baru.

Selesai kuliah, Effendi tidak berlama-lama di Selandia Baru. Langsung balik ke Indonesia dan bekerja di daerah asalnya Surabaya.

Nasib baik berpihak padanya. Pengalaman kuliah sambil bekerja di Selandia Baru memberikan banyak manfaat kepada dirinya. Waktu itu dengan mudah Effendi mendapatkan uang.

TUHAN Menyadarkan lewat Mimpi

Pada 1996 Effendi sakit yang membuatnya harus dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Di hari keenam tepatnya pada Sabtu, dia bermimpi tentang perjalanan hidupnya sejak kecil sampai saat itu.

Dalam mimpinya itu, seperti di layar televisi, Effendi menyaksikan perjalanan hidupnya. Mulai dari kecil, remaja, hingga dewasa.

“Lewat mimpi, TUHAN menyadarkan saya. Mengingatkan agar motivasi bekerja jangan hanya mencari uang. Ada yang lebih mulia yakni memberikan manfaat pada banyak orang sehingga hidup saya lebih bermakna,” kata Effendi mengenang masa lalu yang mengubah drastis tujuan hidupnya.

Begitu terbangun, lewat telepon umum di rumah sakit, Effendi mengontak istrinya. Minta bantuan agar dikeluarkan dari rumah sakit pada hari itu juga.

Effendi bertekad untuk memenuhi pesan TUHAN yang disampaikan lewat mimpi kepadanya. Dia yakin dapat mewujudkan.

Dua hari kemudian, Senin pagi, begitu masuk kantor, Effendi mengumpulkan para karyawannya. Menceritakan mimpinya dan menyampaikan tekadnya untuk mewujudkannya.

Sampai sekarang Effendi konsisten melaksanakannya. Selain berusaha untuk terus membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya, juga aktif di berbagai kegiatan sosial.

Setelah menyimak semua yang disampaikannya, saya langsung “melamar” jadi muridnya. Saya ingin mendapatkan kisah-kisahnya lain yang saya yakini tidak kalah menarik dari yang telah diceritakannya dan menginspirasi setiap orang yang mendengarkannya.

Semoga Effendi selalu sehat sehingga dapat terus membantu banyak orang yang membutuhkan bantuannya. Aamiin ya robbal aalamiin… (*)

>>>🇮🇩Dari Hotel Mercure Mirama Surabaya saya ucapkan selamat belajar pada orang-orang yang memiliki banyak pengalaman berharga. Salam hormat buat keluarga. 05.45 19082021😃
🇮🇩<<<

  • Bagikan