• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UIN KHAS Jember.

Lima mahasiswa asing asal Thailand ikuti PBAK UIN KHAS Jember. (Foto: dok UIN KHAS Jember)

Serba-serbi Gebyar PBAK UIN KHAS Jember, Ada Mahasiswa Asing hingga Hibahkan Ribuan Caping

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Baru-baru ini, sebanyak 2.781 mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) selama hampir sepekan pada 26-30 Agustus 2024.

Acara dibuka dengan penabuhan kentongan serta pelepasan burung merpati secara simbolis di lapangan Imam Nahrowi UIN KHAS Jember. Sebagai lambang perdamaian dan harapan bagi mahasiswa baru untuk terbang tinggi meraih impian mereka di dunia akademik.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM
Maba UIN KHAS Jember.
UIN KHAS Jember serahkan 3.000 caping kepada maba dan APPI sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian. (Foto: dok UIN KHAS Jember)

Ribuan mahasiswa itu berasal dari berbagai fakultas di UIN KHAS Jember. Termasuk ada Muhammad Feriyanto, mahasiswa baru difabel dari Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Fakultas Syariah. Dia mengaku antusias mengikuti PBAK bersama banyak mahasiswa lainnya. Dia bertekad ingin segera melanjutkan pendidikan untuk mewujudkan harapan orang tua.

“Motivasi utama ibu. Ya, ibu saya yang hanya tamatan sekolah dasar (SD) mempunyai harapan besar kepada anak terakhir untuk berpendidikan lebih dari ibu. Nah, saya adalah anak terakhir. Kakak juga sangat men-support,” ujarnya.

Selain itu, PBAK ini juga diikuti lima maba asing yang berasal dari Thailand. Kelima maba itu adalah Khairul Anwar Deesaeh, Tarmizi, Aiman, Rosalee Sama-ae, dan Walif Sailamu. Kehadiran mereka yang tersebar di berbagai prodi itu dalam upaya menjalin hubungan internasional.

Maba di UIN KHAS Jember.
Febriyanto, mahasiswa baru asal Fakultas Syariah yang antusias ikut PBAK UIN Khas Jember. (Foto: dok UIN KHAS Jember)

Selain itu, juga menekankan pentingnya toleransi, persatuan, dan memperkaya diskusi mengenai budaya dan sistem pendidikan yang berbeda, memberikan perspektif baru bagi mahasiswa lokal tentang bagaimana perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam berkolaborasi.

Puncaknya, PBAK ditutup dengan sholawat bersama di depan halaman Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KHAS Jember. Ketua Panitia PBAK 2024 Dr Minan Jauhari menjelaskan, PBAK tahun ini mengusung konsep yang berbeda dengan tahun sebelumnya dengan mengajak mahasiswa baru sholawat bersama.

“Panitia punya keinginan menyampaikan bahwa ada tokoh kharismatik yang harus kita kenal, yang beliau pesankan sholawat salah satunya kepada kita semua,” ungkapnya.

PBAK, dia mengatakan, dinilai menjadi momentum tepat mengenalkan empat pilar ajaran ulama yang namanya telah disematkan pada kampus UIN KHAS Jember. Di mana, di antaranya empat pilar itu adalah sholat berjamaah, membaca Al-Qur’an, membaca sholawat, dan tidak dzalim kepada orang lain.

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni berpesan akan pentingnya menanamkan nilai-nilai religius, kebangsaan, dan kemanusiaan sejak dini kepada para mahasiswa. Dia berharap agar maba mampu menjalani kehidupan akademik yang berlandaskan pada nilai-nilai moral serta peduli terhadap sesama. Sebab, PBAK menjadi tempat untuk melakukan orientasi dengan fokus pada pendidikan smart.

Berita UIN KHAS Jember.
Suasana pembukaan PBAK UIN KHAS Jember. (Foto: dok UIN KHAS Jember)

“Di mana dalam proses ini, mahasiswa melakukan dengan senang hati, tanpa tekanan, tanpa penjajahan dan diskriminasi. Sehingga pendidikan sakti menjadi solusi utama yang mampu diorientasikan untuk menghadapi berbagai problem, di antaranya problem mahasiswa, masyarakat, maupun umum,” ujarnya.

Lebih jauh, penutupan PBAK juga diisi dengan penyerahan hibah 3.000 buah caping kepada Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI). Agenda simbolis ini merupakan kali pertama dalam sejarah PBAK UIN KHAS Jember melibatkan peran petani.

Penyerahan caping ini merupakan simbol penghormatan dan dukungan kepada petani Indonesia yang berperan vital dalam ketahanan pangan nasional. Sekaligus menandai kolaborasi penting antara dunia akademik dan sektor pertanian dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniJember hari iniMaba UIN KHAS JemberPBAK UIN KHAS JemberPengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
H. Riyadi - H. Wafi Abdul Rasyid

Masyarakat Menanti Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Pilkada Tuban 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID