• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
SIG GHoPO Tuban. (Foto: dok. Humas SIG Ghopo Tuban/Tugu Jatim)

Jajaran manajemen Semen Indonesia (Persero) Tbk GHoPO Tuban memanen melon Golden Aroma di lahan bekas tambang. (Foto: dok. Humas SIG Ghopo Tuban)

Tanam Melon Golden Aroma, SIG GHoPO Tuban Sukses Budi Daya Buah Premium di Lahan Bekas Tambang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) GHoPO Tuban membuat terobosan baru di lahan bekas tambang dengan menanami bibit melon. Hasilnya, SIG GHoPO Tuban berhasil membudidayakan melon Golden Aroma yang bisa dimanfaatkan pemberdayaan masyarakat sekitar pabrik. Bagaimana kisahnya?

SIG GHoPO Tuban mengenalkan sistem pertanian modern dalam rumah hijau (greenhouse) kepada masyarakat hingga berhasil membudidayakan melon dengan varietas Golden Aroma.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

Community Development Officer SIG GHoPO Tuban Siswanto menerangkan, analisis bisnis budi daya melon Golden Aroma dengan sistem ini dengan luas greenhouse 21×6 meter bisa menampung 150 polybag. Dia melanjutkan, setiap polybag bisa ditanami dua pohon melon.

Untuk biaya pada penanaman pertama mulai dari pembibitan hingga panen sebesar Rp16.000. Sedangkan penanaman kedua dan seterusnya biayanya sebesar Rp10.500 per pohon.

SIG GHoPO Tuban. (Foto: dok. Humas SIG Ghopo Tuban/Tugu Jatim)
Suasana panen perdana melon Golden Aroma oleh jajaran manajemen SIG GHoPO Tuban di lahan bekas tambang. (Foto: dok. Humas SIG Ghopo Tuban)

“Per pohon hanya kami batasi satu buah saja dan panennya pada umur 75 hari. Sedangkan melon Golden Aroma ini rata-rata memiliki berat 2,5 kilogram. Untuk harga melon jenis ini mencapai Rp25 ribu per kilo. Ini melon jenis premium,” terang Siswanto saat panen perdana melon Golden Aroma bersama jajaran direksi dan pejabat ekselon 1 SIG GHoPO Tuban di kawasan Ecoprak Kambangsemi.

Siswanto menambahkan, keunggulan dalam sistem pertanian modern ini ialah pada metode pengairan yang terotomatisasi. Dengan otomatisasi ini, pertumbuhan dapat berlangsung secara optimal dan kualitas buah juga lebih manis dengan warna yang menarik.

Selain faktor kecukupan air, sistem pertanian modern ini juga mampu menjaga iklim dan sebaran cahaya ultraviolet.

Sementara itu, EVP of Plant Operasional SIG GHoPO Tuban Subhan saat panen perdana melon tersebut mengapresiasi Tim CSR yang telah berhasil membudidayakan buah melon di lahan bekas tambang dengan sistem pertanian modern.

“Setelah tahun lalu sukses budi daya pisang cavendish dan sampai saat ini masih berjalan dengan baik. Dan tahun ini budi daya melon Golden Aroma juga berjalan dengan baik. Kami berharap pada tahun depan juga ada terobosan baru oleh Tim CSR yang tentunya bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Menurut dia, pemanfaatan lahan bekas tambang ini merupakan momentum untuk membuktikan manajemen sangat mendukung dan berkomitmen melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan.

Hal ini juga menjadi ruang inspirasi bagi petani sekitar perusahaan untuk bertani secara modern dan kreatif. Karena disadari kini bertani secara modern mampu menaikkan nilai tambah produk dan menimbulkan dampak efisiensi tenaga petani.

“Sistem pertanian yang dikembangkan di Ecopark Kambangsemi ini harus bisa diduplikasi masyarakat, utamanya yang berada di wilayah operasional perusahaan. Jadi, masyarakat benar-benar dapat merasakan kemanfaatan dengan adanya perusahaan ini,” ujarnya.

Tags: Berita SIG GHoPO TubanBudi daya melon Golden AromaEcopark Kambang SemiLahan bekas tambang di Tubanmelon Golden AromaPertanian moder budi daya melon Golden AromaSIG GHoPO TubanSIG GHoPO Tuban budi daya melonSIG GHoPO Tuban sukses budi daya melon premium
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Pajak. (Foto: dok Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)

Rangkaian Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua Dwipayana di Kantor Pajak untuk Wujudkan Kepatuhan Pajak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID