SURABAYA, Tugujatim.id – Situs Diskominfo Jatim diretas, Rabu (25/6/2025). Terdapat jejak digital yakni munculnya artikel provokatif berjudul ‘Copot Jabatan dan Penjarakan Khofifah’ di laman pencarian Google.
Meski artikel tersebut kini sudah hilang, tautannya sempat mengarah langsung ke halaman situs resmi Diskominfo Jatim yaitu menuju ke https://kominfo.jatimprov.go.id/galeri/copot-jabatan-dan-penjarakan-khofifah
Hasil penelusuran Tugu Jatim, yang berupaya membuka halaman tersebut, saat ini hanya menampilkan pesan ‘Halaman yang Anda cari tidak ditemukan – 404’. Hal ini pertanda gangguan serius pada sistem.
Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, membenarkan bahwa situs tersebut telah menjadi korban serangan siber. “Benar, website kami di-hack. Saat ini kami masih melakukan proses tracing dan pemulihan,” kata Sherlita, pada Rabu, 25 Juni 2025.

Dengan adanya peretasan ini, banyak dikaitkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang baru-baru ini terdapat momen yang sensitif. Yang mana, sebelumnya Khofifah dijadwalkan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jatim tahun anggaran 2019–2022.
Khofifah diketahui tidak hadir dalam panggilan KPK pada saat itu. Diketahui, ia tengah cuti untuk menghadiri wisuda anaknya di Peking University, Tiongkok. Hingga saat ini, belum ada informasi pasti dari KPK terkait jadwal pemanggilan ulang.
Kendati demikian, pihak Diskominfo memilih tidak berkomentar soal keterkaitan artikel provokatif itu dengan agenda pemeriksaan Khofifah.
Terlebih, peretasan terhadap situs lembaga pemerintah bukan hanya menjadi ancaman teknis, tetapi juga sinyal adanya eskalasi dalam perang opini dan disinformasi di ruang digital.
“Fokus kami saat ini adalah memulihkan situs dan menelusuri sumber peretasan,” pungkas Sherlita.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








