• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Songkok Kapu Tuban

Manaf Abdi memproduksi Songkok Kapu Tuban. Foto Rochim

Songkok Kapu Tuban Makin Dicari Jelang Idulfitri

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
4 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Denyut aktivitas di rumah produksi Songkok Kapu Tuban milik Manaf Abdi (66) mulai terasa lebih sibuk dari biasanya. Tumpukan bahan kain bludru, batik, hingga songkok setengah jadi terlihat memenuhi ruang kerja sederhananya.

Permintaan songkok atau peci tradisional khas Tuban itu mulai meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Manaf sendiri satu dari sekian pengrajin di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang terus bertahan. Ia bisa tersenyum karena tahun ini pesanan lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah mas, pesanan semakin meningkat kalau dibanding tahun-tahun kemarin,” ujar Manaf saat ditemui di tempat produksinya.

Songkok Kapu Tuban
Produksi Songkok Kapu Tuban. Foto Rochim

Hingga saat ini, jumlah pesanan yang masuk sudah mencapai sekitar 60 hingga 70 kodi. Jika dihitung, satu kodi berisi 20 buah songkok. Artinya, lebih dari seribu songkok tengah ia siapkan untuk memenuhi permintaan pasar.

Pesanan tersebut datang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari pembeli lokal di Tuban, tetapi juga dari luar kota. Sebagian besar pembelian juga dilakukan oleh toko-toko yang sudah lama menjadi mitra penjualannya.

“Rata-rata dari lokal kota, tapi ada juga dari luar kota. Selain perorangan, banyak juga yang dari toko,” jelasnya.

Beberapa toko yang rutin mengambil songkok dari tempatnya antara lain toko di kawasan Kraton, Kabupaten Lamongan, kemudian toko di kawasan Bravo 2, City Mall, hingga kawasan Sunan Bonang Tuban.

Tugujatim pengrajin songkok
Proses Produksi Songkok Kapu Tuban. Foto: Rochim

Di tangan Manaf, songkok tidak hanya dibuat dalam satu model. Ia menghadirkan berbagai jenis dengan ciri khas tersendiri. Mulai dari songkok bludru hitam klasik, songkok batik, hingga model bludru profil yang memiliki detail tambahan di bagian pinggir.

Menurutnya, model seperti bludru profil masih jarang dibuat oleh pengrajin lain, sehingga menjadi salah satu pembeda produknya di pasaran.

“Jenisnya banyak. Ada bludru, batik, ada juga bludru profil yang seperti ini. Itu jarang dibuat oleh pengrajin lain,” ungkapnya.

Meski terus melakukan inovasi model, Manaf tetap mempertahankan kualitas bahan dan kenyamanan saat dipakai. Prinsip itulah yang membuat songkok buatannya dikenal dengan sebutan “Adem Ayem”.

Songkok Kapu Tuban
Aktivitas di rumah produksi Songkok Kapu Tuban milik Manaf Abdi (66) terasa lebih sibuk dari biasanya. Foto Rochim

Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung bahan dan tingkat kesulitan pembuatan. Untuk songkok standar, harga berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per buah. Sedangkan model dengan bahan dan detail lebih premium bisa mencapai Rp75 ribu.

“Kalau harga tergantung kualitas bahan dan modelnya. Ada yang Rp30 ribu, Rp35 ribu, sampai Rp75 ribu,” terang Manaf.

Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar 20 hingga 30 songkok. Produksi tersebut dilakukan secara bertahap agar kualitas tetap terjaga.

Salah satu pembeli, Rahmad, mengaku sengaja datang langsung ke tempat produksi Manaf untuk membeli peci. Menurutnya, songkok buatan pengrajin Kapu ini memiliki kualitas yang berbeda.

Songkok Kapu Tuban
Manaf Abdi memproduksi Songkok Kapu Tuban. Foto Rochim

“Produknya bagus, dipakai enak dan adem di kepala. Motif batiknya juga khas Tuban,” ujarnya.

Soal harga, menurut Rahmad, tidak jauh berbeda dengan yang dijual di toko-toko lain. Namun ia lebih memilih membeli langsung dari pengrajinnya.

“Kalau butuh peci biasanya beli di sini. Kadang juga sekalian mencarikan untuk teman atau saudara,” katanya.

Menjelang Lebaran, Manaf memperkirakan pesanan masih akan terus bertambah. Tradisi mengenakan songkok saat salat Idul Fitri maupun silaturahmi keluarga menjadi salah satu alasan mengapa permintaan selalu meningkat setiap tahunnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanCerita InspirasiInspirasiKabupaten TubanKhas TubanTubanTugu InspirasiUMKM Tuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Lalu Lintas Mudik dan Balik Lebaran

Pemerintah Keluarkan Aturan Lalu Lintas Mudik dan Balik Lebaran 1447 Hijriah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID