JEMBER, Tugujatim.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, menyajikan menu daging sapi bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap Jumat. Penyediaan menu dari SPPG Jombang tersebut merupakan bagian dari arahan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghadirkan hidangan spesial pada hari tertentu.
Kepala SPPG Wringinagung Harun Al Rasyid mengatakan seluruh menu yang disiapkan telah melalui perencanaan dan penghitungan gizi oleh tenaga ahli sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan BGN.
“Terkait dengan gizinya itu tidak semena-mena pengawas gizi hanya menghitung semata. Namun, kami melalui beberapa tahapan kemudian harus sesuai dengan juknis yang dikeluarkan oleh BGN,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (19/06/2026).
Menurutnya, menu daging sapi menjadi salah satu hidangan yang direkomendasikan untuk disajikan setiap Jumat sebagai bentuk peningkatan variasi dan kualitas asupan gizi bagi penerima manfaat.
“Untuk hari ini, terkait dengan menu, ada menu yang dirancangkan oleh pengawas gizi saya, yaitu menu daging. Di mana setiap hari Jumat itu kami disarankan untuk memakai daging sapi untuk dijadikan menu. Ini arahan atau tekanan dari BGN supaya harus ada menu spesial,” katanya.

Dalam operasionalnya, SPPG Wringinagung memproduksi dan mendistribusikan sebanyak 2.160 porsi makanan bergizi setiap hari. Ribuan porsi tersebut disalurkan kepada peserta didik maupun kelompok masyarakat rentan di wilayah Kecamatan Jombang.
Rasyid menjelaskan, sebanyak 1.631 porsi dialokasikan untuk sektor pendidikan yang mencakup siswa dan tenaga pendidik. Sementara 529 porsi lainnya diberikan kepada kelompok nonpeserta didik.
“Sementara itu, kategori nonpeserta didik sebanyak 529 porsi didistribusikan kepada kelompok rentan yang meliputi balita, ibu menyusui dan ibu hamil,” jelasnya.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang
Ia menegaskan bahwa kualitas makanan yang disajikan terus diawasi oleh pengawas gizi agar memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut mencakup pemilihan bahan baku, pengolahan makanan, hingga kandungan gizi dalam setiap porsi yang dibagikan.
Melalui penerapan standar gizi yang ketat dan mengacu pada regulasi BGN, pihaknya berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan secara konsisten serta membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kecamatan Jombang. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








