• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Stok minyak goreng. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Ilustrasi minyak goreng yang ada di toko kelontong Pasar Pramuka. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Stok Minyak Goreng Satu Harga Kosong di Sejumlah Toko Ritel, Warga Tuban Wadul pada Pemerintah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah warga Kabupaten Tuban mengeluhkan kosongnya stok minyak goreng di beberapa toko ritel di Bumi Wali. Salah satunya Mahfudz, warga Desa Tlogowaruh, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Dia mengatakan mencari stok minyak goreng sejak dua hari terakhir dengan mendatangi toko ritel, baik Indomaret maupun Alfamart. Harapannya bisa mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga yang dikeluarkan oleh pemerintah.

You might also like

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM
Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

15/06/2026 9:40 AM

“Ya, siapa yang tidak mau minyak goreng dengan harga murah dan subsidi dari pemerintah,” katanya kepada Tugu Jatim pada Senin (31/01/2022).

Ternyata setelah sampai di toko yang dituju, dia mengatakan, stok minyak gorengnya kosong. Mencari di tempat lainnya juga mengalami hal yang sama stoknya habis.

“Dua hari ini, mencari minyak goreng tidak ada, Mas. Ada di toko kelontong, tapi harganya masih lumayan sekitar Rp17 ribu-Rp18 ribu per liter, tergantung mereknya,” tambahnya.

Sementara itu, di dua tempat lain yang didatangi wartawan Tugu Jatim di Indomaret dan Alfamat Jalan Basuki Rahmat Tuban, juga tidak ada minyak goreng yang terpampang di stan minyak.

Dari keterangan kasir kedua toko tersebut hampir sama, yakni kuota atau barang yang dikirim dari kantor maksimal 3 karton. Itu pun tidak sama satu hari sudah ludes terjual.

“Kami biasanya dapat kiriman dua hari sekali. Itu pun hanya satu karton,” ucap pegawai toko itu.

Dia juga menambahkan, sebagian masyarakat yang membeli minyak goreng dengan mengajak keluarganya. Karena pembatasan, hanya diperbolehkan satu struk pembelian dua liter minyak, bukan pada orangnya.

Di lain pihak, Hartatik, salah satu pedagang toko kelontong Pasar Pramuka Tuban, juga mengeluhkan, belum hadirnya pemerintah ke masyarakat dengan alasan menyamaratakan satu harga minyak goreng.

Hartatik mengatakan, pihaknya mendapatkan harga dari distributor minyak goreng, sehari sebelum kebijakan itu keluar. Namun, dia bersama pedagang lainnya diminta untuk menjual sesuai harga yang ditentukan.

“Lha terus saya rugi, Mas. Kami jualan inginnya dapat untung, ini disuruh rugi,” kata Hartatik.

Selama ini dia baru didata oleh orang yang mengaku dari pemerintah. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi bantuan subsidi kerugian.

“Belum ada, Mas. Eh kami mintanya gak muluk-muluk lha. Stok lama kami bisa keluar, diganti setengah saja. Saya sudah sangat terima kasih. Tidak usah sepenuhnya,” ungkapnya.

Selain itu, wartawan Tugu Jatim mencoba menghubungi Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Tuban Agus Wijaya, baik menggunakan saluran telepon maupun pesan singkat. Namun, sampai tulisan ini diunggah, belum ada jawaban.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDPKS) telah menyiapkan dana sebesar Rp 7,6 triliun. Dana itu digunakan untuk membiayai penyediaan stok minyak goreng kemasan bagi masyarakat sebesar Rp250 juta liter per bulan atau Rp1,5 miliar liter selama 6 (enam) bulan.

Kebijakan ini telah disosialisasikan kepada semua produsen minyak goreng dan ritel modern. Pada prinsipnya, baik produsen maupun ritel modern, mendukung kebijakan pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng.

Sampai saat ini, sebanyak 34 produsen minyak goreng telah menyampaikan komitmennya untuk berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng kemasan dengan satu harga bagi masyarakat.

Tags: Berita harga komoditas minyak gorengBerita minyak goreng terkiniBerita stok minyak goreng kosongKelangkaan Minyak GorengMinyak Goreng KemasanMinyak Goreng MurahPedagang Minyak GorengStok minyak gorengStok minyak goreng di Tuban
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Jawa Timur

Pagi Ini Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, Ini Daerah yang Perlu Waspada

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 8:56 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (14/06/2026) didominasi kondisi udara kabur dan berawan di sebagian besar wilayah, terutama...

Next Post
Operasi Pasar di Trenggalek, Pemkab Banting Harga Minyak Goreng Jadi Rp13.500 Per Liter

Operasi Pasar di Trenggalek, Pemkab Banting Harga Minyak Goreng Jadi Rp13.500 Per Liter

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID