• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Panen

Ilustrasi panen gabah (foto pixabay)

Butuh Strategi Hilirisasi Tingkat Lokal untuk Hindari Harga Gabah Anjlok

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Fenomena harga gabah anjlok di bawah Rp6.500 per kilogram turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tuban. Karena itu dinilai perlu kebijakan hilirisasi gabah, sehingga tidak sepenuhnya harga ditentukan oleh mekanisme pasar.

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono menilai, selain memastikan Bulog menyerap hasil panen sesuai ketentuan, Pemerintah Daerah juga perlu bergerak lebih jauh dengan mendorong hilirisasi gabah menjadi produk jadi.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

“Kalau hanya bergantung pada mekanisme pasar, petani kita akan selalu jadi korban harga rendah,” tegas Joko Sarwono, Minggu (27/04/2025).

Joko yang kader Partai Gerindra ini tak memungkiri, fakta di lapangan menunjukkan gudang Bulog di Tuban, Bojonegoro, hingga Lamongan saat ini memang penuh. Kondisi ini menyebabkan banyak gabah petani terpaksa dibuang ke luar daerah dan harga gabah anjlok.

“Rata-rata gabah kita sekarang larinya ke Jawa Tengah karena gudang penuh,” ujarnya.

Harga Gabah Anjlok
Harga Gabah Anjlok: Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono saat ditemui awak media. foto dok. Rochim

 

Namun, Joko menegaskan, keterbatasan gudang bukan berarti melepas tangan begitu saja. Tanggung jawab moral untuk menjaga nilai tukar petani. Sebagai solusi jangka panjang, Wabup Tuban mendorong strategi hilirisasi gabah di tingkat lokal. Ia berharap produksi tidak berhenti di tingkat gabah saja, melainkan diolah menjadi beras kemasan atau produk turunan lainnya.

“Kalau gabah sudah diproses jadi beras, apalagi dikemas, nilai tambahnya itu luar biasa. Petani nggak perlu jual murah di saat panen raya,” jelas Joko.

BACA JUGA: Petani Tuban Merintih: Untung Seribu pun Tak Sampai

Joko pun meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban untuk mulai memetakan program hilirisasi ini. Minimal, kata dia, daerah bisa memfasilitasi koperasi tani atau BUMDes untuk mengolah gabah menjadi beras lokal.

Joko menambahkan, arah kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Cadangan Pangan yang tengah dikaji penerapannya. Meski secara eksplisit tidak mengatur soal hilirisasi, namun semangat Perda itu mendukung penguatan nilai tambah produk pertanian.

BACA JUGA: Tuban Panen Raya, Wabup Dorong Pertanian Bengawan Solo Jadi Motor Swasembada

“Dalam Perda itu mungkin nggak disebutkan satu per satu, tapi arah kebijakannya jelas, kita ingin petani dapat keuntungan lebih besar dari apa yang mereka tanam,” tegasnya.

Terakhir, Joko mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, kelompok tani, hingga lembaga keuangan lokal untuk bahu-membahu mendukung program ini. “Kalau tidak ada campur tangan dari daerah, petani akan terus bergantung sama tengkulak. Kita nggak mau itu terjadi lagi,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanPemkab TubanPetani TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Menjelajahi 5 Gunung di Mojokerto untuk Pendaki Pemula dan Pro

Menjelajahi 5 Gunung di Mojokerto untuk Pendaki Pemula dan Pro

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID