TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan suporter klub kesebelasan Persatu Tuban menggeruduk kantor DPRD setempat, Senin sore (06/11/2023). Mereka datang dengan membawa mobil komando serta sejumlah spanduk yang bertuliskan nada protes.
Mereka mempertanyakan keseriusan pemegang saham PT Persatu Tuban pada kompetisi Liga 3 2023-2024 yang akan bergulir pada Desember.
Koordinator aksi Akbar Bustami dalam orasinya menuturkan, pihaknya bersama ratusan suporter merasa geram dengan statemen salah satu pemegang saham yang mengatakan cuti sementara dari kancah pesepakbolaan.
“Padahal, sanksi Asprov PSSI Jatim di depan kita,” ucapnya di hadapan suporter.
Akbar, sapaan akrabnya, menuturkan, memang kemarin suporter Persatu Tuban mendesak pemilik saham untuk mendaftarkan diri. Namun, tidak hanya daftar saja. Pastikan pula manajemen yang akan mengelola klub ini dalam mengarungi Liga 3.
Pihaknya menuntut untuk mempertanyakan kembali komitmen dari pemilik saham untuk serius mengurusi Persatu Tuban.
Apabila tidak siap mengurusi Persatu untuk mengikuti kompetisi Liga 3, silakan dilepaskan. Suporter siap menerima.
“Banyak investor yang ingin masuk,” ucap salah satu perwakilan.
Kemudian, dia mengatakan, jangan hanya menunjuk manager kemudian ditinggalkan tanpa ada jalinan komunikasi intens.
“Jadi sekali lagi segera dikomunikasikan dengan manager yang sudah ditunjuk,” ucapnya.
Dalam aksi tersebut, pihaknya juga merasa kecewa bahwa yang digadang-gadang bisa menemui mereka. Ketua DPRD Tuban HM. Miyadi yang juga salah satu pemilik saham. Ataupun kalau tidak Ketua Komisi I DPRD Fahmi Fikroni pun satu di antara empat pemilik saham.
“Tapi tadi ditemui kesekretariatan DPRD. Informasinya anggota DPRD sedang kunjungan kerja ke Yogyakarta,” ucapnya dengan nada kecewa.
Pihak kesekretariatan berjanji akan menyampaikan, paling tidak Rabu (08/11/2023) ini karena diperkirakan semua anggota dewan sudah sampai di Bumi Wali.
“Jadi akan kami tagih Rabu besuk. Dengan massa tentunya yang lebih banyak. Yang datang hari ini hanya sebagian kecil. Sengaja kami tahan dengan harapan masalah ini bisa selesai hari ini. Namun, faktanya masih dijanjikan Rabu,” ujarnya.
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








