SURABAYA, Tugujatim.id – Pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji memaparkan visi misi di debat publik pertama Pilwali 2024.
Debat perdana Pilwali 2024 ini akan berlangsung di Dynadra Convention Center Surabaya hari ini, Rabu (16/10/2024) pukul 19.00 WIB dan disiarkan secara live melalui youtube, Jawa Pos Tv dan TVRI.
Pasangan petahana ini mengatakan, memimpin Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selama 3,5 tahun sebelumnya penuh tantangan, terutama menghadapi pandemi Covid-19.
“Dalam waktu dua tahun kami harus berisi paku dengan COVID-19, pandemi yang sangat menyusahkan kita semuanya. Tapi dengan kekuatan kita bersama, dengan kebersamaan kita bisa menjadikan Surabaya menjadi kota layak internasional,” kata Eri.
Oleh sebab itu, Eri-Armuji berharap jika kembali terpilih memimpin Pemkot Surabaya, mereka ingin menjadikan Kota Pahlwan menjadi kota dunia berkelas internasional.
“Surabaya akan mempunyai program-program yang bakal tambah banter, tambah get. Kota dunia, maka kita akan sejajarkan dengan kota-kota dunia lainnya,” ucap Armuji.
Eri-Armuji menargetkan di kepemimpinan selanjutnya Surabaya menjadi pusat inovasi, pelayanan yang paling rapi, ekonomis, humanis dan memiliki sistem pendidikan berkualitas.
Perihal komitmen terhadap ekosistem sosial lingkungan, Eri-Armuji ingin membangun Kota Surabaya sebagai kita berkelanjutan dengan meningkatkan ekonomi kerakyatan, SDM, infrastruktur, konektifitas, reformasi birokrasi, dan kehidupan sosial budaya.
“Seperti kita tahu, kota tercinta ini bukan milik satu orang, tapi milik kita semuanya. Terbukti, kita memiliki satu kekuatan besar. Kita menjadi kota yang menjadi kota berlanjutan pertama di Indonesia,” ucap Eri.
Pembangunan rumah sakit juga disorot oleh pasangan yang didukung oleh 18 partai tersebut. “Yang kedua, pertanggung jawaban dari anggaran APBD kita, mendapatkan penggaran rumah sakit nasional,” bebernya.
Dengan berbagai program yang mereka usung, Eri-Armuji ingin memaksimalkan pembangunan agar Kota Surabaya bisa berkualitas internasional.
“Saya sampaikan, kota ini adalah untuk anak cucu kita. Untuk anak milenial, untuk anak gengsi, karena mereka lah yang akan menjadi pemimpin di kota ini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








