BOJONEGORO, TuguJatim.id – Minat generasi muda terhadap investasi di Pegadaian Bojonegoro terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu instrumen yang kini banyak diminati adalah “Tabungan Emas” yang dinilai praktis, aman, dan terjangkau bagi kalangan milenial hingga Gen Z.
Produk Tabungan Emas memungkinkan masyarakat menabung emas dengan nominal kecil, mulai dari 0,01 gram. Setoran dilakukan dalam bentuk rupiah yang kemudian secara otomatis dikonversikan menjadi saldo emas berdasarkan harga pasar harian.
Baca Juga: Investasi Emas Kian Populer, Layanan “Cicil Emas” Pegadaian Manukan Surabaya Jadi Pilihan Favorit
Pimpinan Cabang (Pincab) Pegadaian Bojonegoro Eko Danarto mengatakan, sistem tersebut memudahkan masyarakat untuk mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
“Setoran dalam rupiah langsung dikonversikan menjadi gram emas sesuai harga yang berlaku saat transaksi,” ungkap Eko Danarto pada Senin (20/04/2026).
Daya Tarik Utama Pegadaian Beri Kemudahan Akses
Selain itu, kemudahan akses juga menjadi daya tarik utama. Pembukaan rekening dapat dilakukan dengan datang langsung ke outlet Pegadaian Bojonegoro menggunakan KTP maupun melalui aplikasi digital. Setoran awal pun relatif ringan, sekitar Rp60 ribu yang sudah termasuk saldo emas awal.

Pencatatan saldo dalam Tabungan Emas menggunakan satuan gram sehingga nilainya mengikuti pergerakan harga emas yang diperbarui setiap hari. Nasabah juga dapat menambah saldo kapan saja sesuai kemampuan, menjadikan produk ini fleksibel untuk berbagai kalangan.
“Tabungan Emas lebih unggul dibandingkan menabung uang biasa karena memiliki potensi kenaikan nilai dalam jangka panjang. Risikonya lebih rendah dibandingkan menyimpan emas fisik karena tidak rentan hilang atau rusak,”ujarnya.
Meski demikian, fluktuasi harga emas dalam jangka pendek tetap menjadi risiko yang perlu diperhatikan. Namun secara historis, emas cenderung mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang sehingga cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang.

“Pencairan, nasabah dapat menjual kembali saldo emas di outlet Pegadaian sesuai harga pada hari transaksi. Saldo emas juga dapat dicetak menjadi emas fisik dengan minimal 1 gram sesuai ketentuan,” imbuhnya.
Salah satu nasabah Pegadaian Bojonegoro Audita Qurrota Ainaini mengaku telah hampir satu tahun menggunakan Tabungan Emas. Sejak Maret 2025, total konversi tabungannya mencapai Rp14,388 juta atau setara 5,4688 gram emas.
Menurut dia, Tabungan Emas memberikan fleksibilitas karena dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu.
“Kalau butuh dana mendesak, tidak harus dijual dalam bentuk fisik, tapi bisa digadaikan sesuai kebutuhan,” sambung Audita.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Kompak Turun! Galeri24 Ambles Rp16 Ribu per Gram
Dengan berbagai kemudahan tersebut, Tabungan Emas Pegadaian dinilai menjadi pilihan investasi yang relevan dan aman bagi generasi muda selama tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing.
“Kadang sewaktu-waktu kan saya butuh, jadi nggak saya jual. Tapi saya gadaikan sesuai kebutuhan saja,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy Bisnis Area Surabaya 1, Deputy Bisnis Area Surabaya 2, Deputy Bisnis Area Pemekasan, Deputy Bisnis Area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Lizza Arnofia Choirunisa
Editor: Dwi Lindawati








