• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksi yang digelar seniman reog dan jaranan Kediri sebagai respon atas klaim Malaysia.

Aksi yang digelar seniman reog dan jaranan Kediri sebagai respon atas klaim Malaysia. (Foto: Dokumen)

Tak Terima Klaim Malaysia, Seniman Reog dan Jaranan Kediri Gelar Aksi 3 Hari

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Klaim negara Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo menimbulkan berbagai respon dan membuat seniman tanah air bergerak. Seperti di Kediri, puluhan seniman Reog dan Jaranan yang tergabung dalam Paguyuban Seni Jaranan (Pasjar) Nusantara, Pecut Samandiman Kediri, dan Reog HAPRA Kediri, menggelar aksi tiga hari berturut-turut.

Pada Senin (11/3/2022), puluhan seniman menggelar aksi damai di pelataran Goa Selomangleng, Mojoroto, Kota Kediri. Dilanjutkan pada hari Selasa (12/3/2022) perwakilan seniman menggeruduk Pendopo Kabupaten Ponorogo untuk memberikan dukungan agar Reog Ponorogo tetap menjadi milik Indonesia.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM
Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM

Dukungan tersebut disampaikan kepada wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, bertempat di rumah dinas Wakil Bupati Ponorogo. Selesai menyampaikan dukungannya para seniman Reogan atau memainkan Reog bersama dengan seniman Reog Ponorogo di Jalan Hos Cokroaminoto Ponorogo.

Tidak berhenti sampai di situ, wujud kesungguhan dukungan ini dilanjutkan lagi pada Rabu (13/3/2022), para seniman Reog dan Jaranan Kediri yang tergabung dalam paguyuban Paguyuban Seni Jaranan (Pasjar) Nusantara, Pecut Samandiman Kediri, dan Reog HAPRA Kediri kembali menggelar aksi damai sekaligus ngabuburit di depan Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Dalam rangkaian aksi ini para seniman ini menuntut agar pemerintah Indonesia segera mendaftarkan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya asli dari Indonesia ke UNESCO.

Salah satu sesepuh seniman Jaranan dan Reog di Kediri, Bopo Hary Pratondo yang ikut turun langsung dalam aksi ini mengatakan, seluruh seniman reog dari Kediri merasa terpanggil untuk ikut dan menyuarakan agar Reog segera di daftarkan ke UNESCO.

“Pemerintah Indonesia harus segera mendaftarkan kesenian tradisional Reog Ponorogo ke UNESCO. Jangan sampai ada negara lain yang mengakui atau mengklaim bahwa kesenian Reog asli Ponorogo ini milik mereka. Ini penting karena akan kita wariskan ke anak cucu kita kelak ” kata Bopo Hary Pratondo, Rabu (13/4/2022)

Bopo Hari Pratondo juga mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kecintaan pegiat seni di kediri terhadap Reog, dimana Reog Ponorogo merupakan kebudayaan asli peninggalan leluhur turun temurun milik Indonesia.

Masih lanjut Bopo Hary juga mengatakan, melestarikan kesenian adalah tugas kita bersama, kita semua memiliki tugas untuk melestarikan reog atau kesenian apapun di wilayah kita masing-masing jangan sampai, kesenian peninggalan kakek nenek kita di akui dan di klaim oleh negara lain, karena menurutnya itu akan merendahkan harga diri bangsa.

“Seperti halnya reog walaupun kita warga Kediri dan Reog berasal dari daerah Ponorogo sebagai sesama warga Indonesia kita juga wajib untuk merasa memiliki. Dan sekali lagi tanggung jawab nguri-nguri budaya adalah tanggung jawab kita bersama,” turup Bopo Hary.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten KediriKabupaten PonorogoReog PonorogoSeniman Reog
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Next Post
Dirjen IKP Kementrian Kominfo, Usman Kansong, usai acara penyerahan naskah akademik di Kantor Kementerian Kominfo.

Naskah Akademik Sudah Diserahkan ke Kominfo, Regulasi Hak Penerbit Segera Terwujud

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID