TUBAN, Tugujatim.id – Bulan Suci Ramadan umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa sebagai salah satu rukun Islam yang diwajibkan. Puasa Ramadan tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan waktu yang penuh berkah dan pahala, di mana umat Islam berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan amal ibadah kebaikan.
Namun, apakah puasa seseorang di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT? Berikut adalah tanda-tanda puasa seorang muslim yang diterima dari berbagai sumber yang dikumpulkan Tugu Jatim:
1. Niat yang Tulus
Puasa yang diterima oleh Allah SWT dimulai dengan niat yang tulus dan ikhlas. Niat merupakan pondasi utama dalam menjalankan ibadah puasa, karena dengan niat yang tulus karena Allah Swt, seseorang mengikatkan diri dalam rangkaian ibadah yang mendatangkan keberkahan.
2. Kehidupan Sosial yang Berkah
Puasa yang diterima juga tercermin dalam kehidupan sosial yang berkah, di mana seseorang berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, memberikan maaf, dan meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang yang membutuhkan.
3. Kebiasaan Positif yang Ditingkatkan
Selain itu, puasa yang diterima juga menghasilkan perubahan positif dalam perilaku dan kebiasaan sehari-hari seseorang. Hal ini termasuk meningkatkan ketaatan pada ibadah, meningkatkan kesadaran spiritual, dan memperkuat ikatan dengan Allah SWT.
Dikutip dari Nu Online dengan menukil kata-kata mutiara Ibnu Athaillah As-Iskandari dalam Kitab Al-Hikam, “Man wajada tsamrata amalihi ajilan fahuwa dalilun ala qabulihi ‘ajilan,” artinya, “Barangsiapa mendapatkan buah amalnya di dunia, maka itu menjadi petunjuk diterima amalnya di akhirat.”
Dengan menjalankan puasa yang memenuhi ciri-ciri di atas dengan tulus dan ikhlas, seseorang dapat berharap bahwa ibadah puasanya diterima oleh Allah SWT dan mendatangkan berkah serta pahala yang besar.
Namun demikian, penting untuk diingat bahwa penerimaan puasa oleh Allah SWT adalah rahmat-Nya semata, dan manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan ibadah dengan baik.
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko