• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Target Zero Stunting, DPRD Kota Malang Beri Tambahan Anggaran Penanganan Stunting di 2024

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Masalah balita stunting di Kota Malang, Jawa Timur, menjadi perhatian serius DPRD Kota Malang. Agar Kota Malang zero stunting, DPRD Kota Malang memberikan tambahan anggaran di 2024 untuk mengatasi permasalahan ini.

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan bahwa percepatan mengatasi stunting perlu dilakukan. Karena balita yang mengalami stunting ini mencapai 8,9 persen atau sekitar 34.382 anak.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM

“Anggaran untuk mengatasi masalah ini meningkat dari tahun sebelumnya, sekitar Rp80 miliar hingga Rp90 miliar,” kata Amithya, pada Senin (04/12/2023).

Lebih lanjut, politisi PDIP ini mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah stunting, dibutuhkan sinergi bersama dengan perangkat daerah Pemerintah Kota Malang, melakukan perencanaan dan pelaksanaan program secara terintegrasi. Target besarnya yakni Malang Zero Stunting.

“Dinas kesehatan sebagai kuratifnya, Dinas Sosial itu preventif, melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Juga Dinas Pendidikan, Dispangtan, dan Diskominfo,” bebernya.

Lebih lanjut, Amithya mengatakan bahwa penanganan stunting tidak bisa dibebankan hanya dari Dinas Kesehatan semata, perlu campur tangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bisa dituntaskan bersama-sama.

“Ada kelurahan yang memiliki raport merah dalam penanganan stunting, pastinya jadi konsen kita, agar bagaimana kelurahan tersebut tidak merah lagi. Yang sudah tuntas terus dipantau, jangan sampai menjadi bibit sehingga muncul problem baru,” ucap Amithya.

Sebagai bentuk support mengatasi permasalahan stunting di Kota Malang, dukungan DPRD diwujudkan melalui pemberian tambahan insentif bagi kader posyandu dari semula Rp110.000 per kader kini menjadi Rp 200.000 per kader.

“Ada kenaikan insentif. Perlu sosialisasi, sebab kader ada yang belum mengetahui apa yang kita perjuangkan pada perubahan anggaran keuangan. Pembayaran insentif pada akhir tahun, diterimakan tiga bulan,” pungkasnya.(ads)

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniMalangmalang zero stuntingstunting
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
Tersangka Pembunuhan Pria di Jalur Pantura Pasuruan Ternyata Rekan Bisnis Korban

Tersangka Pembunuhan Pria di Jalur Pantura Pasuruan Ternyata Rekan Bisnis Korban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID