TUBAN, Tugujatim.id – Keluhan tentang tarif parkir yang dinilai terlalu mahal semakin ramai diperbincangkan warga Tuban, terutama di media sosial. Netizen mengungkapkan ketidakpuasan atas tarif parkir mahal di beberapa titik, termasuk di sekitar Alun-Alun Tuban dan Masjid Agung Tuban.
Akun Instagram Info Tuban menampilkan beberapa komentar menyuarakan protes terhadap tarif parkir yang dianggap tidak masuk akal. Salah satu pengguna, @Juftiar_mahendra, menulis, “Parkir di kantor pos kendaraan mobil ditarik Rp10 ribu. Kok larang ya?”
Senada dengan itu, akun @rahmad_Mitsubishituban juga berkomentar bahwa tarif parkir roda empat sebesar Rp10 ribu terlalu mahal. “Kalau Rp5 ribu masih oke lah,” tulisnya.
Keluhan semakin bertambah ketika muncul laporan bahwa di sekitar Masjid Agung Tuban, yang seharusnya merupakan fasilitas umum dengan parkir gratis, justru terdapat juru parkir yang menarik pungutan. Warga mempertanyakan dasar penarikan biaya ini, apalagi sudah membayar retribusi parkir tahunan saat perpanjangan STNK.
BACA JUGA: Liburan Seru! Sensasi Petik Buah Klengkeng Langsung dari Pohon di Agrowisata Kebun Klengkeng Sugihan
Merespons keluhan yang semakin luas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan, menegaskan bahwa kebijakan parkir di beberapa lokasi bukan di bawah kewenangan pemkab.
“Untuk parkir di kantor pos, halaman CMP, dan Kodim, itu kebijakan masing-masing lembaga,” jelasnya.
Terkait keluhan pungutan parkir di Masjid Agung, Bambang meminta warga melaporkan dengan bukti yang jelas jika menemukan juru parkir yang melakukan penarikan ilegal.
“Silakan kirimkan foto dan nama petugasnya, nanti akan kami klarifikasi apakah benar anggota kami atau bukan,” tegasnya.
DLHP Tuban sendiri telah menyediakan kantong parkir resmi di kawasan Pantai Boom. Namun, di beberapa titik lain, terutama di sepanjang Jalan Veteran, warga masih menemukan juru parkir liar yang tidak mengenakan seragam resmi dan meminta imbalan.
“Tidak ada yang gratis kecuali parkir dipinggir jalan mas. Kalau disediakan kantong-kantong parkir di luar badan jalan pasti berbayar mas,” ujarnya.
BACA JUGA : Wisata Gratis! Wajah dan Pesona Baru Alun-Alun Tuban Jadi Daya Tarik Masyarakat
Mengenai tarif yang dianggap mahal, Bambang berjanji akan mengkomunikasikan hal ini dengan pengelola parkir terkait. Diskusi soal tarif parkir ini terus berlanjut di media sosial, termasuk di Instagram dan berbagai forum diskusi lokal. Banyak warga mendesak agar pemerintah lebih tegas dalam mengawasi tarif parkir dan memastikan bahwa tarif yang dikenakan sesuai aturan.
Selain itu, beberapa netizen juga menyarankan agar Pemkab Tuban memasang papan informasi tarif parkir resmi di lokasi-lokasi strategis agar tidak ada penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko