MALANG, Tugujatim.id – Tembok pengaman Jembatan Pelor yang berada di sisi timur atau masuk wilayah RT 04/RW 06, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang dikabarkan mengalami keretakan membuat khawatir warga akhirnya diperbaiki Pemkot Malang, Jumat (29/09/2023).
Berdasarkan pantauan Tugu Jatim, Jembatan Pelor yang menghubungkan dua kelurahan, yakni Oro-Oro Dowo dengan Samaan itu memiliki keretakan dengan lebar sekitar 20 cm. Tinggi retakan sekitar 60 cm. Selain itu, jalanan beraspal di jembatan juga retakan dengan lebar 30 sentimeter dan panjang 200 sentimeter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan, perbaikan konstruksi Jembatan Pelor bakal dibongkar. Untuk keretakannya akan diberi tambahan pelat.
“Pekerja akan menangani perbaikan penambahan pelat tersebut. Kemudian akan dicor lagi,” ujar Dandung saat dikonfirmasi pada Jumat (29/09/2023).

Dandung melanjutkan, untuk proses penambahan pelat pada lokasi retakan hingga pengecoran diperkirakan memakan waktu sekitar 2-3 hari. Karena itu, akses Jembatan Pelor yang cukup legendaris itu akan dilakukan 5-7 hari ke depan.
Dia juga akan menganalisis kondisi retakan konstruksi Jembatan Pelor untuk mengetahui penyebab munculnya retakan itu apakah dari beban kendaraan yang melintas atau faktor lainnya.
“Kami akan lihat dulu. Kami belum bisa memastikan sebelum membongkar. Untuk posisi yang retak nanti kami bongkar dan dianalisis apa penyebabnya,” ujarnya.
Writer: Yona Arianto
Editor: Dwi Lindawati








