Tugujatim.id – Terletak di kaki Gunung Penanggungan, Terastapak Trawas Mojokerto kini menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur. Tempat ini menawarkan perpaduan sempurna antara pemandangan alam, suasana sejuk pegunungan, dan pengalaman wisata edukatif. Dengan konsep terasering yang unik, tempat ini menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.
Berada di Dusun Sukosari, Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, pengunjung akan disambut hamparan sawah hijau yang ditata rapi membentuk teras-teras bertingkat. Tidak hanya cocok untuk refreshing, lokasi ini juga pas bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan sambil berfoto dengan latar alam yang indah.
Wisata Edukasi dan Alam yang Memikat
Konsep utama dari Terastapak Trawas Mojokerto adalah wisata alam edukatif berbasis pertanian. Di kawasan ini, pengunjung tidak hanya diajak menikmati keindahan lanskap, tapi juga dapat belajar tentang proses bercocok tanam secara tradisional. Aktivitas seperti menanam padi, membajak sawah, hingga panen bisa dilakukan secara langsung bersama petani lokal.
Pihak pengelola bekerja sama dengan warga setempat untuk menjaga keaslian dan keberlanjutan kawasan ini. Edukasi lingkungan juga menjadi salah satu agenda rutin, khususnya untuk kunjungan sekolah. Dengan begitu, tempat ini tak hanya menjadi lokasi rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak maupun dewasa.
“Anak-anak bisa bermain sambil belajar mengenal alam dan pertanian. Ini pengalaman langka yang tidak mereka dapatkan di kota,” ujar Hadi Santoso, salah satu pengelola Terastapak.
Baca Juga : Menikmati Suasana Eropa di Rustic Market Trawas Mojokerto
Fasilitas Ramah Pengunjung
Meski berbasis alam dan pertanian, Terastapak Trawas Mojokerto telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan pengunjung. Di antaranya tersedia area parkir luas, toilet bersih, musala, hingga gazebo untuk bersantai. Tersedia pula warung makanan tradisional yang menyajikan kuliner khas daerah, seperti nasi jagung, sayur urap, dan tempe goreng hangat.
Bagi pencinta fotografi, tempat ini adalah surga tersendiri. Setiap sudutnya cocok dijadikan latar untuk swafoto. Latar sawah terasering, Gunung Penanggungan yang menjulang, dan sinar matahari pagi yang hangat menciptakan komposisi gambar yang menawan. Tak heran jika tempat ini banyak diunggah di media sosial sebagai spot healing yang Instagramable.
Selain itu, terdapat jalur trekking ringan yang bisa diikuti oleh semua kalangan. Jalur ini mengelilingi sawah dan area hutan kecil di sekitarnya, sangat cocok untuk menyegarkan pikiran sekaligus berolahraga ringan.
Tiket Masuk dan Rute Perjalanan
Untuk memasuki kawasan Terastapak Trawas Mojokerto, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Biaya ini digunakan untuk perawatan area dan pengembangan fasilitas edukatif di dalamnya. Sementara untuk parkir kendaraan dikenakan tarif standar, yaitu Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Dari pusat Kota Mojokerto, perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan menuju lokasi cukup baik dan dapat dilewati mobil hingga dekat area wisata. Bagi yang datang dari arah Surabaya atau Sidoarjo, rute tercepat adalah melalui Bypass Mojokerto dan kemudian masuk ke jalur menuju Trawas.
Bagi yang ingin menikmati pengalaman lebih lengkap, disarankan untuk datang pagi hari. Selain udaranya masih segar, pengunjung juga bisa menyaksikan aktivitas pertanian yang sedang berlangsung. Suasana pagi di tempat ini begitu damai dan menenangkan.
Rekomendasi Kegiatan di Terastapak
Ada beberapa kegiatan yang sangat direkomendasikan saat berkunjung ke Terastapak Trawas Mojokerto:
-
Piknik Keluarga dengan Membawa tikar dan makanan dari rumah untuk piknik di gazebo sambil menikmati udara sejuk.
-
Fotografi Alam dengan Menangkap keindahan alam dan aktivitas pertanian untuk koleksi pribadi atau konten media sosial.
-
Trekking Ringan dengan Menjelajahi jalur alam sekitar untuk menyegarkan pikiran.
-
Edukasi Pertanian dengan Mengajak anak-anak mengikuti kegiatan tanam padi atau bermain di lumpur sawah.
-
Menikmati Kuliner Lokal dengan Mencicipi makanan tradisional Jawa Timur yang disajikan oleh warga setempat.
Baca Juga : 5 Museum Mojokerto yang Menyimpan Jejak Peradaban Majapahit
Mendukung Wisata Berbasis Komunitas
Salah satu keunggulan Terastapak Trawas Mojokerto adalah pengelolaannya yang berbasis komunitas. Warga sekitar berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam dan mengembangkan potensi wisata desa. Dengan demikian, manfaat dari sektor pariwisata langsung dirasakan oleh masyarakat lokal.
“Kami ingin menjaga agar tempat ini tetap alami dan bermanfaat bagi warga. Semua kegiatan di sini melibatkan masyarakat,” ungkap Siti Rohmah, salah satu warga yang mengelola warung di kawasan tersebut.
Konsep ini menciptakan keseimbangan antara pariwisata dan pelestarian lingkungan. Wisatawan bisa menikmati keindahan alam tanpa merasa bersalah merusak ekosistem.
Terastapak Trawas Mojokerto adalah destinasi ideal bagi siapa saja yang ingin rehat dari rutinitas kota dan merasakan kedekatan dengan alam. Dengan pemandangan sawah terasering yang menyejukkan, udara pegunungan yang segar, serta aktivitas edukatif yang menyenangkan, tempat ini menjadi pilihan sempurna untuk liburan singkat yang berkualitas. Tak hanya menawarkan keindahan visual, Terastapak juga mengajak pengunjung untuk lebih menghargai alam dan kehidupan desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Ilmi Habibi Rahmatullah








