Terus Diteror Pacar, Mahasiswi Cantik di Malang Nyaris Bunuh Diri dari Jembatan

  • Bagikan
Tangkapan layar video mahasiswi cantik yang nyaris melompat dari atas jembatan penyeberangan Alun-Alun Malang. Dia berusaha dibujuk agar mengurungkan niatnya. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Tangkapan layar video mahasiswi cantik yang nyaris melompat dari atas jembatan penyeberangan Alun-Alun Malang. Dia berusaha dibujuk agar mengurungkan niatnya. (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Diteror pacar yang ada di Banten, mahasiswi cantik di Kota Malang nyaris bunuh diri dengan terjun dari atas jembatan penyeberangan di Alun-Alun Kota Malang, Selasa (06/07/2021). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB.

Mawar (bukan nama sebenarnya), nekat hendak terjun dari atas jembatan setinggi 6 meter tersebut. Kabar ini sempat diabadikan warganet dan videonya viral di media sosial.

Tampak, perempuan ini duduk di tepian jembatan dengan kepala menunduk ke bawah hanya berpegangan pada besi billboard jembatan. Beruntung, ada petugas dari Polsek Klojen Aiptu Heru Satrio yang lewat di lokasi kejadian.

Tangkapan layar video mahasiswi cantik saat akan bunuh diri di Kota Malang. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Tangkapan layar video mahasiswi cantik saat akan bunuh diri di Kota Malang. (Foto: Dokumen)

Saat itu sejumlah petugas lain seperti dari anggota Brimob maupun satpam ikut berusaha membujuk untuk mengurungkan niatnya bunuh diri. Beruntung, Mawar pun berhasil dibujuk dan dievakuasi ke Pos Keamanan Kantor Bank Indonesia dekat lokasi.

”Kami kasih minum, lalu berusaha menenangkan serta memanggil orang tuanya. Waktu itu bapaknya pas datang langsung shock dan nangis. Akhirnya kami tenangkan semuanya,” ungkap dia saat dihubungi.

Heru sendiri tidak dapat mengorek lebih jelas soal alasan mahasiswi ini ingin mengakhiri hidupnya. Karena meski sudah diselamatkan, dia masih tampak tertekan secara psikis.

Namun, berdasarkan keterangan dari orang tuanya, anaknya kerap diteror oleh pacarnya yang ada di Banten, Jawa Barat.

“Kata orang tuanya begitu, sering diteror dan diintimidasi pacarnya. Itu aja yang saya tahu,” bebernya.

 

 

  • Bagikan