MALANG, Tugujatim.id – Tax Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menerima kunjungan dari Tax Center FEB Universitas Negeri Malang (UM), di Meeting Room dan Tax Center FEB Unisma Gedung FEB Unisma lantai 1 dan 2, pada Senin, 7 Agustus 2023.
Rombongan yang terdiri dari dosen pengelola tax center dan mahasiswa yang tergabung dalam study club Tax Love Community ini diterima oleh Dekan FEB Unisma dan jajaran pengelola Tax Center FEB Unisma.
Dalam kedatangannya, Tax Center FEB UM membawa misi bencmarking, kolaborasi, kerja sama, dan studi komparatif dengan Tax Center FEB Unisma untuk bersama-sama mengembangkan dunia perpajakan.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi mengatakan bahwa meskipun Tax Center FEB Unisma didirikan pada 2016, namun cikal bakalnya FEB Unisma sudah mengembangkan Pusat Studi Perpajakan sejak 2004 yang mana berfungsi untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat di bidang perpajakan.
“Sejak tahun 2016 barulah Tax Center FEB Unisma didirikan. Sejak itulah berbagai teorbosan telah dilakukan dengan memanfaatkan tax center sebagai upaya pengembangan tridarma di bidang perpajakan dan terus melakukan inovasi sehingga berhasil meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional,” ucapnya.
“Suatu kehormatan menjadi kunjungan bagi Tax Center FEB Universitas Negeri Malang untuk menerima studi banding dari tax center lain yang insyaallah tindak lanjut dan kerja sama yang ingin dicapai dapat terjaga dan terus disinergitaskan,” imbuhnya.

Kata Diana, Tax Center FEB Unisma telah meraih penghargaan Pilot Project Pembelajaran Inklusi Perpajakan di tingkat perguruan tinggi selama tiga tahun berturut-turut.
“Saat ini sudah 16 bacht Pelatihan Brevet Pajak yang sudah dilakukan bersama Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pajak. Untuk Program Community Service Relawan Pajak telah dilaksnakan setiap tahun yang melibatkan seluruh KPP di Jawa Timur, bahkan program ini menjadi andalan yang ketertarikan mitra perguruan tinggi FEB Unisma melalui program internship yang diikuti mahasiswa dari perguruan tinggi dari luar negeri. Hal tersebut yang kemudian menjadi salah satu indikator studi komparatif yang dilakukan pada kegiatan tersebut,” paparnya.
Acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan pertukaran pikiran atas program kerja dari masing-masing tax center yang telah disampaikan.

Tax Center FEB Unisma menegaskan berbagai program yang dilakukan ialah berasal dari jalinan kerja sama dengan DJP, KPP, IAI, konsultan dan praktisi pajak, dinas daerah setempat, dan masyarakat. Program dapat berupa sosialiasas dan edukasi pajak, Relawan Pajak, Pelatihan dan Sertifikasi Brevet Pajak A dan B, Community Development Service dengan UMKM di Malang raya, pengembangan kurikulum pajak, seminar pajak, kuliah tamu, workshop, pembuatan sarana dan konten edukasi dan sosialiasi, pendampingan kepada dosen dan karyawan dalam pengisian SPT, program internasional internship, dll.
Sedangkan Tax Center FEB UM menjelaskan banyak program mulai dari pengembangan kompetensi internal, sosialisasi perpajakan, pelatihan, dan sebagainya.
Dari hasil diskusi yang dilakukan serta mengingat adanya keterkaitan antara keduanya, Tax Center FEB Unisma dan FEB UM sepakat untuk menjalin kerja sama dan berkolaborasi dalm beberapa program. Salah satunya yaitu program kerja seminar perpajakan yang akan dilakukan beberapa bulan ke depan.(ads)
Editor: Lizya Kristanti








