Tips Menyimpan Kue Lebaran agar Awet dan Tetap Renyah - Tugujatim.id

Tips Menyimpan Kue Lebaran agar Awet dan Tetap Renyah

  • Bagikan
Ilustrasi kue lebaran yang diperlukan teknik penyimpanan yang baik agar tetap kering dan renyah. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi kue lebaran yang diperlukan teknik penyimpanan yang baik agar tetap kering dan renyah. (Foto: Pixabay)

Tugujatim.id – Kue kering merupakan camilan paling ampuh untuk menemani momentum lebaran di Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ada banyak sekali ragam kue lebaran, biasanya kue dapat bertahan hingga tiga hari jika disimpan di suhu ruang atau tidak dimasukan dalam kulkas.

Setelah tiga hari disimpan, biasanya kue kering bakal berubah secara tekstur, bentuk, aroma dan rasanya. Yang tadinya renyah, kadang menjadi lembab dan ciri khas crunchy menjadi hilang. Namun, apabila kue kering disimpan di tempat yang ideal dan dengan cara yang benar, kemungkinan kue kering akan rusak semakin minim.

Tugu Jatim telah merangkum tips untuk menyimpan kue kering agar tetap awet dan tahan lama sampai dapat dinikmati di momen lebaran dengan keluarga. Berikut adalah tips yang sudah dirangkum Tugu Jatim!

1. Perlu didiamkan di suhu ruang yang stabil

Biasanya setelah selesai membuat kue kering, perlu diperlakukan khusus. Yaitu didiamkan dulu selama beberapa waktu di suhu ruang, jangan langsung dimasukkan di dalam toples kaca atau plastik. Caranya yakni, letakkan kue kering di cooling rack dan didinginkan dengan suhu ruang. Hal itu, karena bila kue kering langsung dimasukkan pada toples kaca atau plastik, otomatis suhu di dalamnya menjadi panas dan kue kering cepat melempem.

2. Simpan sesuai varian masing-masing kue kering

Seringkali kue kering yang disajikan dan disimpan oleh keluarga terdiri dari berbagai jenis. Hal itu membuat kita perlu selalu ingat untuk menyimpan kue tersebut pada wadahnya masing-masing. Misalkan saja, tatkala kita menyimpan kue kering lembut bersama dengan kue kering yang garing renyah, maka bagian lembab dari kue kering lembut akan merusak tekstur kue kering garing renyah, akibatnya kue kering garing renyah menjadi kehilangan tekstur aslinya.

3. Simpan kue kering memakai sekat pembatas

Menumpuk kue kering tanpa lapisan pembatas dapat membuat kue kering yang satu dengan yang lain kehilangan ciri khasnya masing-masing, kadang dapat berpengaruh pada aroma, rasa, tekstur dan gurihnya. Sehingga, perlu untuk memberi sekat-sekat pembatas pada setiap penempatan kue kering tersebut agar tidak tercampur satu sama lainnya.

4. Pilih toples yang tepat dan sesuai kue kering

Toples yang kedap udara merupakan toples yang paling cocok untuk menyimpan kue kering. Toples kedang udara itu misalkan terbuat dari kaca atau plastik, yang tidak memberi celah sedikitpun dari udara luar agar masuk ke dalam toples. Toples semacam ini sangat membantu agar kue kering menjadi awet dan tahan lama untuk menemani momen lebaran keluarga.

5. Pakai lemari pendingin agar kue kering lebih awet

Toples kaca dan toples plastik dapat membuat kue kering bertahan rentang harian dan mingguan, tergantung jenis toples yang dipakai dan jenis kue kering yang disimpan. Namun, apabila kita ingin memperpanjang lagi masa penyimpanan kue kering, dapat memakai lemari pendingin agar bisa bertahan sampai berbulan-bulan.

Itulah 5 tips untuk menyimpan dan mengawetkan kue kering untuk menikmati lebaran keluarga besar di rumah. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca.

  • Bagikan