MALANG, Tugujatim.id – Layanan jasa serba bisa dan unik semakin berkembang pesat di Malang. Salah satunya penyedia jasa bernama “To Help Serba Bisa Malang”. Berangkat inisiatif anak muda, To Help Malang kini hadir menawarkan berbagai layanan jasa bagi masyarakat Malang maupun luar Malang.
Jurnalis Tugujatim.id pun berkesempatan untuk mengikuti kegiatan To Help Malang pada Sabtu (07/02/2026) saat mengerjakan permintaan customer untuk membersihkan taman rumah di daerah Merjosari. Anggota To Help Malang yang ikut dalam kegiatan ini ada Muhammad Muzakki (Muza), Ahmad Sugiarto (Sugi), dan Abdur Ridho (Ido).
Baca Juga: Layanan Serba Bisa ToHelp Viral di Jember: Jadi Teman Jalan-Jalan Hingga Nonton Bioskop
Dalam kegiatannya, mereka mulai mengerjakan permintaan pelanggan sekitar pukul 08.00. Mereka membagi pekerjaan dari membersihkan rumput hingga tanaman liar, baik di dalam maupun di luar taman. Dengan durasi sekitar satu jam pengerjaan, taman sudah bersih dari tanaman liar.
Sejarah Berdirinya To Help
Muza, salah satu anggota To Help Serba Bisa Malang, menjelaskan, sebelum adanya To Help Malang, To Help Jember sudah berdiri terlebih dahulu. To Help Malang baru berdiri sejak Agustus 2025, sedangkan To Help Jember sudah ada sejak Juli 2024.
Inisiasi untuk mendirikan usaha ini adalah dari ide yang tidak sengaja muncul dari anggota yang tinggal di kontrakan bersama saat bersih-bersih. Awalnya hanya jasa untuk bersih-bersih saja dengan nama “To Help Permudah Hidupmu.”
Namun, setelah beberapa kali diskusi sekitar 3 bulan, para anggota yang saat itu masih berada di Jember mengubah tagline menjadi “Serba Bisa” karena banyaknya orderan yang mereka terima.

“Awalnya gitu, nggak ada ojek, jastip. Akhirnya, lama-kelamaan kami follow up, karena kami satu kontrakan kan enak diskusi kan bisa setiap hari. Kami tambah aja sama ojek, abis ojek tambahlah jasa yang lain, nemenin pelanggan, dan lain-lainnya. Akhirnya dari banyak ide yang sudah diambil selama 3 bulan pertama, muncullah satu ide untuk ngasih tagline ‘Serba Bisa’,” jelas Muza saat diwawancarai.
Berdirinya To Help ini juga berasal dari keresahan anggotanya. Dia menyampaikan bahwa anak muda di Jember itu terkenal gengsi dan banyak onar. Dari keresahan inilah, anggota To Help ingin membangun komunitas anak muda yang lebih positif sehingga dapat memperbaiki stigma negatif yang ada di anak muda saat itu.
“Karena emang To Help ini juga berdiri dari keresahan juga sih. Soalnya terkenalnya kalau di Jember itu anak mudanya banyak yang gengsi, terus banyak bikin onar juga. Kami ingin bangun circle atau kumpulan-kumpulan pemuda yang emang positif aja sih lingkungannya,” ujarnya.
Struktur Organisasi dan Sistem Kerja
Sekarang jumlah anggota To Help di Jember sudah mencapai 16-17 anggota, termasuk tim help man dan tim internal. Untuk To Help Malang sendiri terdiri dari 8-9 orang, termasuk tim help man dan admin.
“Kalau di Jember sekarang yang aktif di lapangan itu 11 orang. Kalau sama tim internalnya itu sekitar 16-17. Kalau yang di Malang sekitar 8-9 orang, termasuk sama admin,” paparnya.
Anggota To Help Malang ini tidak hanya dari orang-orang yang berasal dari kontrakan yang sama saja, tetapi juga merekrut anggota dari luar. Sampai sekarang, tim To Help Malang masih merekrut anggota baru yang cocok dengan pekerjaan yang ada di To Help untuk bisa bersama-sama mengerjakan orderan customer.

“Kami sebelumnya sudah nyoba untuk ngerekrut yang emang cuma bisa freelance. Cuma, kayak kurang cocok aja di kami soalnya dari segi orderan pun kan nggak bisa mastiin, kan orderan customer itu dari jam berapa sampai jam berapanya,” terangnya.
Agar keanggotaan di To Help ini tetap terstruktur, ada juga pembagian peran yaitu sebagai owner, admin, controlling atau SPV, dan media. Dengan adanya pembagian peran ini dapat membantu anggota untuk membangun jenjang karir mereka.
“Kebetulan Mas Sugi ini sudah agak lama di To Help. Dulu jadi helpman, sekarang udah jadi controlling. Terus Mas Ido juga dulu jadi helpman, sekarang sudah megang media karena memang dulu dia fotografer,” tambahnya.

Dengan banyaknya anggota di To Help Malang, pembagian tugas saat ada orderan dari customer dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan. Jika dirasa pekerjaan yang akan dikerjakan ringan, helpman yang dikerahkan bisa hanya sekitar 2 orang saja, dan akan bertambah jika dirasa pekerjaan itu berat dan membutuhkan banyak orang.
“Sebenarnya kalau tim ini, kami lihat di kondisi lapangan sih. Kayak gini (membersihkan taman) kan sebenarnya ringan. Ini sebenarnya cukup 2 orang aja,” ungkapnya.
Waktu operasional To Help Malang mulai dari pukul 07.00-22.00. Walaupun demikian, 14 jam kerja tersebut tidak bekerja terus-menerus, tetapi juga diselingi waktu istirahat.
“Enaknya di To Help ketika udah selesai orderan. Selagi nunggu orderan itu sambil mabar, kan anak muda semua kan. Ada yang istirahat, nanti ketika ada orderan, mereka bisa dibangunin,” terangnya.
Tarif Layanan To Help
Untuk biaya per pekerjaan juga bervariasi tergantung pada tipe layanan yang diberikan. Contohnya biaya untuk membersihkan taman dihitung per meter, biaya transportasi dihitung per kilometer, dan biaya menemani customer dihitung per durasi.

Selain berdasarkan tipe pekerjaan, harga layanan juga dapat berdasarkan kategori pekerjaan, mulai dari ringan, sedang, hingga berat.
“Kalau ringan, berat, sedang itu kami biasanya menyesuaikan kondisi di lapangan aja sih. Kan kadang menangkap tikus aja kan kelihatannya kan ringan ya. Cuma di dalam ada banyak barang-barang yang perlu dipindah, perlu digeser-geser, itu kami menyesuaikan bisa dijadikan kategori sedang atau berat,” tuturnya.
Jangkauan Layanan hingga Luar Kota
Untuk basecamp yang juga merupakan kontrakan anggota, To Help Serba Bisa Malang sendiri berlokasi di Jl Selorejo Gang Masjid, Lowokwaru, Kota Malang. Walaupun basecamp berlokasi di Malang, tetapi To Help Malang juga menerima order dari dari luar Malang juga, termasuk Mojokerto, Tulungagung, Ponorogo, hingga Bali.
“Mas Ido ini sering ke Mojokerto, Tulungagung, paling jauh Ponorogo,” lanjutnya.
Range jenis pekerjaan yang sudah pernah To Help Malang terima juga sangat bervariasi dan unik. Customer pernah minta tolong To Help Malang untuk menemani pulang pacarnya pulang kantor di jam 2 malam. To Help Malang juga pernah terima order membangunkan customer. Di daily order, customer pernah meminta bantuan untuk melepaskan timba yang menempel jadi satu.
“Paling unik sebenarnya di dailynya juga soalnya kerandoman customer ya munculnya di daily itu, sampai ada timba yang nepel jadi satu itu kan susah. Itu jadinya order di kami,” imbuhnya.

Namun, selama menerima banyak pekerjaan, paling sering customer minta jasa jastip, ojek, dan bersih-bersih.
Walaupun memiliki tagline “Serba Bisa”, To Help Malang juga tetap menyaring pekerjaan yang customer minta. Jika To Help merasa pekerjaan tersebut mengarah ke hal yang negatif, To Help Malang akan menolaknya. Contohnya seperti temenin nonton Netflix di hotel, nagih utang, beli minuman-minuman keras, dan lain-lainnya.
“Meski kami serba bisa, ada beberapa order yang emang nggak diambil, seperti yang arahnya ke hal-hal negatif. Yang penting yang diminta customer nggak aneh-anehlah, itu pasti kami ambil,” tegasnya.
Dalam menjalankan pekerjaannya, To Help Malang tidak memiliki kendala yang berarti. Tapi, kendalanya datang dari bagaimana membangun To Help itu sendiri. Dengan berbagai macam SDM yang masuk dan bagaimana mereka melaksanakan pekerjaannya di lapangan yang juga akan tentu berbeda, hal inilah yang menjadi kesulitan di To Help Malang.
“Karena kalau SOP dan kode etik itu diterapkan di lapangan, insyaa Allah aman-aman saja,” terangnya.
To Help Malang Makin Dikenal dan Ramai Orderan
Untuk ke depannya, To Help Malang komitmen untuk terus mengembangkan kualitas layanan yang mereka tawarkan. Harapannya dengan meningkatkan dan menjaga kualitas layanan yang ada, ini bisa membawa To Help Malang menjadi penyedia jasa yang dapat dipercaya masyarakat.
“Kami ngacunya ke Bluebird itu. Dulu itu banyak sekali, tapi walaupun sedikit sekarang jadi top taksi ya Bluebird. Bahkan masuk dalam kategori taksi elit kan. Inginnya kami kayak gitu. Gak risaulah soal tantangan-tantangan yang di luar,” jawabnya.
Tambah lagi, To Help Malang sudah dalam tahapan mematenkan dan memasukkan usahanya ke dalam PT. Sekarang, mereka sudah dalam tahap pemberkasan untuk memasukkan To Help di dalam sebuah PT.
“Untuk paten, kami lagi ngurus berkas-berkas untuk masukkan ke PT, soalnya teman sudah bikin PT cuma tinggal masukin di cabangnya. Insyaa Allah 1-2 bulan ke depan ini,” jelasnya.
Baca Juga: Kamus Medis Madura, Inovasi RSD Kalisat Jember Atasi Hambatan Bahasa dalam Pelayanan Kesehatan
Sugi, salah satu anggota To Help yang ikut diwawancarai juga berharap ke depannya To Help Malang dapat membantu anak-anak muda dalam mendapatkan pekerjaan. Selain itu, dia juga berharap To Help dapat dikenal publik secara luas sehingga makin banyak customer yang order lewat admin (0878-7786-0122).
“Untuk To Help ini memang targetnya dari awal sebenarnya kan anak-anak muda. Kami bisa membantu teman-temanlah awal-awal mereka masih susah cari kerja. Kami bisa memfasilitasi mereka. Semoga ke depannya lebih banyak yang kenal, yang order juga banyak,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Azmi Azaria Fidaroini
Editor: Dwi Lindawati








