• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
surabaya tugu jatim

Ilustrasi kasus kekerasan pada anak. Foto: Unsplash

Tonton Film Dewasa lewat Gadget Picu Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Pasuruan Meningkat selama Pandemi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Selama pandemi Covid-19, jumlah kasus kekerasan anak di Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2 KB) Kabupaten Pasuruan pada 2020, ada 30 laporan kasus yang terjadi. Dalam kurun waktu setahun, kasus kekerasan anak bertambah menjadi 40 laporan pada 2021.

Kepala DP3AP2 KB Kabupaten Pasuruan Loembini Pedjati Lajoeng mengungkapkan, jumlah kasus kekerasan anak tersebut 80 persennya adalah kasus pelecehan anak di bawah umur.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM
Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM

“Paling banyak korbannya anak-anak remaja yang masih SMP. Usia kisaran 12-15 tahun,” ungkap Loembini saat dikonfirmasi pada Senin (21/03/2022).

Loembini menambahkan, selama Januari-Maret 2022, pihaknya sudah menangani 6 kasus pelecehan seksual anak di Kabupaten Pasuruan. Meski begitu, dia menjelaskan, data tersebut belum ditambah dengan data laporan kasus kekerasan anak yang dilaporkan ke pihak kepolisian. Apalagi, diduga masih banyak kasus lain yang tidak dilaporkan masyarakat.

“Paling banyak penyebabnya karena faktor lingkungan dan teman sebaya yang sering menonton video dewasa lewat gadget,” imbuhnya.

Loembini mengimbau agar masyarakat mau lebih terbuka dan peduli terhadap segala tindak kekerasan kepada anak. Pihak DP3AP2 KB menjamin akan memberikan pendampingan kepada korban kekerasan anak, termasuk mengupayakan agar korban bisa tetap terpenuhi hak-hak dasarnya seperti hak untuk bersekolah demi mendapat masa depan yang layak.

“Kami pastikan agar mereka bisa tetap mengenyam pendidikan, baik di sekolah atau madrasah yang mau menerimanya,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita Kabupaten PasuruanKasus kekerasan anakKasus kekerasan seksualKekerasan Anak di Kabupaten PasuruanKekerasan pada anakkekerasan seksualPelaku kekerasan seksual
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Next Post
Hari Hutan Sedunia. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Jadi Paru-Paru Dunia, Inilah Sejarah Hari Hutan Sedunia yang Diperingati Setiap 21 Maret

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID