JEMBER, Tugujatim.id – Sebuah Gazebo di RT 02 RW 12 Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember menjadi sorotan setelah tragedi maut pesta miras yang menewaskan empat orang pada Senin (29/12/2025).
Lokasi tersebut pun didatangi aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan penyelidikan. Tukirah, istri Ketua RT 02 RW 12, mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian tersebut saat melihat banyaknya polisi dan tentara berdatangan ke lokasi pada siang hari.
“Enggak tahu kejadian, ya baru siang itu banyak polisi sama tentara itu, Mas,” ujarnya saat ditemui Tugujatim.id pada Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, korban yang meninggal dunia bukan merupakan warga setempat, melainkan berasal dari luar RT dan RW tersebut. Selain itu, korban dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit, bukan di lokasi kejadian.
Menurut sepengetahuan Tukirah, Warung Gazebo dengan pemilik Dony Agus Prihatno itu digunakan untuk berjualan rujak dan minuman ringan. Namun, Tukirah mengaku tidak mengetahui pasti apakah di lokasi tersebut dijual minuman keras atau tidak.
“Kelihatannya cuman jual itu, minuman kayak jus-jus, rujak itu,” katanya.
Pihak RT mengaku sudah beberapa kali memperingati pengelola gazebo agar berhati-hati dan tidak menimbulkan keributan.
“Ya cuman dulu diperingati sama itu sama anaknya Pak Doni itu, hati-hati gitu, jangan sampai ada keributan,” ungkap Tukirah.
Gazebo tersebut diketahui baru berdiri belum lama ini dan dikelola sendiri oleh pemiliknya tanpa ada pekerja tambahan. Selain itu, beberapa aktivitas yang biasanya dilakukan oleh pengunjung di warung tersebut seperti karaoke di siang hari.
Warga Setempat Jarang Berkunjung
Uniknya, warga setempat justru jarang atau bahkan tidak pernah berkunjung ke gazebo tersebut. “Enggak ada yang ngopi di situ, paling orang yang suka-suka minum gitu mungkin yang ke sana,” jelas Tukirah.
Menurutnya, pengunjung gazebo kebanyakan adalah orang dari luar wilayah RT dan RW setempat.
Tukirah mengaku kaget dengan kejadian ini dan menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya terjadi di lokasi tersebut. Setelah kejadian, Ketua RT sempat mendatangi rumah Pak Doni pada malam harinya.
“Mudah-mudahan enggak diulangi lagi orang yang dari luar minum-minum ke sini. Ya harus distop sama yang punya gazebonya itu, biar enggak terjadi kejadian kayak gini lagi,” harap Tukirah.
Dia berharap ke depannya, gazebo tersebut tidak lagi digunakan untuk kegiatan minum-minuman dan akses keluar masuk orang luar harus dibatasi.
“Kalau jualan-jualan biasa ya enggak apa-apa, biar enggak terjadi kejadian lagi kayak gini,” pungkasnya.
Hingga saat ini, kejadian tersebut belum dilaporkan ke kelurahan, namun Babinsa setempat sudah mengetahui kejadian tersebut dan telah datang ke lokasi.
Diberitakan sebelumnya, empat orang tewas usai pesta arak. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa diduga akibat mengonsumsi minuman keras (miras) jenis arak pada Senin (29/12/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








