JEMBER, Tugujatim.id – Kecelakaan maut tiga pelajar di Jember, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan Sabtu (22/2/2025) tersebut.
Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi (nopol) P 3391 SG yang dikendarai pelajar bernama Sayend Fasiol Haq, 17, asal Kecamatan Kalisat.
Ketiga pelajar itu memacu kendaraannya dengan kencang menuju ke arah selatan. Saat melaju kencang, salah seorang yang diduga dalam pengaruh alkohol tidak mampu mengendalikan kendaraan yang sedang melaju kencang hingga menabrak pohon berjenis Trembesi di sebelah kiri jalan.
BACA JUGA: Jasad Pria Paruh Baya Kemeja Hitam Tanpa Celana Ditemukan di Kalisat Jember
“Diduga pengemudi dalam pengaruh alkohol, sehingga menyebabkan kehilangan kendali kendaraan dan kemudian menabrak pohon Trembesi di tepi jalan sebelah timur,” ujar Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata saat dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025).
Kecelakaan itu setidaknya menyebabkan, satu orang penumpang bernama Muhammad Qudzi Rian Hidayat meninggal dunia ditempat, setelah mengalami luka pada bagian kepalanya.
Sedangkan dua orang pelajar lainnya termasuk pengemudi menderita luka-luka dan patah tulang pada bagian kaki. Hingga berita ini dimuat, kedua korban kecelakaan itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah dr Soebandi Jember.
BACA JUGA: Haru Iringi Kepulangan Pekerja Migran Asal Jember Luntang-Lantung Tanpa Pekerjaan di Arab Saudi
“Pengemudi bernama Sayed Faisol dan satu penumpang bernama Hasbi Efendi mengalami patah kaki bagian kiri dan sedang perawatan di rumah sakit dr Soebandi,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang bermukim tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan bahwa di lokasi laka yang menewaskan satu orang pelajar itu memang sering terjadi insiden kecelakaan.
“Di lokasi itu memang rawan sekali, apalagi menjelang bulan Ramadhan, pasti ada korban jiwa seakan minta tumbal. Warga disini meyakini di tempat ini ada kerajaan gaib. Kalau kejadian seperti ini ada yang bilang karena ada ‘sultan’ yang sedang menyebrang,” ujar warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








